Perang Rusia Ukraina

Amerika Serikan Segera Pasok Senjata ke Ukraina Untuk Kalahkan Militer Rusia

Dikatakan Sullivan, pemerintahan Biden akan mengirim lebih banyak senjata ke Ukraina untuk mencegah Rusia merebut lebih banyak wilayah

Editor: Rahimin
AFP/FADEL SENNA
Petugas pemadam kebakaran Ukraina bekerja di tengah puing-puing pusat perbelanjaan Retroville, sehari setelah dibom oleh pasukan Rusia di sebuah distrik perumahan di barat laut ibukota Ukraina Kyiv pada 21 Maret 2022. 

TRIBUNJAMBI.COM - Amerika Serikat disebut akan membantu Ukraina dalam menghadapi militer Rusia.

Amerika Serikat berkomitmen menyediakan senjata yang dibutuhkan Ukraina untuk mempertahankan diri melawan Rusia.

Hal itu disampaikan penasihat keamanan nasional AS, Jake Sullivan pada Minggu (10/4/2022).

Diketahui, saat ini Ukraina terus mencari lebih banyak bantuan militer dari Barat.

Dikatakan Sullivan, pemerintahan Biden akan mengirim lebih banyak senjata ke Ukraina untuk mencegah Rusia merebut lebih banyak wilayah dan menargetkan warga sipil.

Washington menyebut serangan Rusia ke Ukraina sebagai kejahatan perang.

"Kami akan memberikan Ukraina senjata yang dibutuhkan untuk mengalahkan Rusia, untuk menghentikan mereka mengambil lebih banyak kota-kota di mana mereka melakukan kejahatan ini," katanya dikutip dari CNA.

"AS bekerja sepanjang waktu untuk mengirimkan senjata kita sendiri dan mengatur dan mengoordinasikan pengiriman senjata dari banyak negara lain,” kata Sullivan berbicara di Meet the Press NBC News.

Citra satelit Maxar pada 12 Maret 2022, menunjukkan pemandangan multispektral kebakaran di kawasan industri Distrik Primorskyi di Mariupol barat, Ukraina.
Citra satelit Maxar pada 12 Maret 2022, menunjukkan pemandangan multispektral kebakaran di kawasan industri Distrik Primorskyi di Mariupol barat, Ukraina. (AFP / Citra satelit © 2022 Maxar Technologies)

“Senjata datang setiap hari,” kata Sullivan, “termasuk hari ini.”

Saat ini, Amerika Serikat sudah mengirimkan bantuan militer senilai 1,7 miliar dolar AS ke Ukraina sejak Rusia melancarkan invasi pada 24 Februari, kata Gedung Putih pekan lalu.

Pengiriman senjata termasuk rudal anti-pesawat Stinger dan anti-tank Javelin, serta amunisi dan pelindung tubuh.

Tapi, pemimpin AS dan Eropa ditekan oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy untuk menyediakan senjata dan peralatan yang lebih berat untuk menghadapi Rusia di wilayah timur negara itu, di mana Rusia diperkirakan akan meningkatkan upaya militernya.

Dalam kutipan wawancara dengan CBS News '60 Minutes, Zelenskiy menyatakan skeptis bahwa Amerika Serikat akan mengirimkan senjata yang katanya dibutuhkan.

Ditanya apakah Ukraina dapat mengalahkan serangan Rusia, ini jawaban Zelensky:

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved