Ramadhan 2022
Bolehkah Balita Ikut Puasa Ramadhan? Ini Penjelasan Dokter Anak
Seiring berkembangnya jaman dan teknologi balita sudah banyak yang menjalani ibadah puasa.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM - Seiring berkembangnya jaman dan teknologi balita sudah banyak yang menjalani ibadah puasa.
Ada yang masih setengah hari namun ada yang bisa seharian menjalankan ibadah puasa.
Dikutip dari klikdokter anak biasanya diajarkan puasa saat sudah berusia di atas 5 tahun.
Jika orang tua mulai mengajarkan di bawah usia tersebut, hal itu boleh saja dilakukan.
Menurut dr. Devia Irine Putri balita sudah bisa diajak berpuasa.
"Idealnya anak-anak mulai belajar puasa saat usia sekolah yaitu mulai usia 5-6 tahun. Tapi kalau mau diajarkan di bawah 5 tahun, mulai usia 4 tahun misalnya, boleh saja dilakukan," ujar dr. Devia Irine.
Artikel Lainnya: 5 Kebiasaan Sehat yang Tidak Boleh Ditinggalkan Saat Puasa
Orang tua perlu memperhatikan agar anak tidak mengalami dehidrasi.
Orang tua berbeda dengan anak-anak yang belum kuat menahan rasa haus.
Sementara Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik, Prof dr Darmayanti Rusli Sjarif Ph D Sp A(K).
Dijelaskannya jika puasa sebenarnya diwajibkan bagi yang sudah akil baligh.
"Sebenarnya kapan anak anak boleh berpuasa. Dalam agama sudah ada aturan. Wajib jika seorang muslim sudah mengalami akil baligh. Itu yang wajib gak boleh ditawar," ungkapnya pada siaran Instagram IDAI, Sabtu (2/4/2022).
Sebelum baligh biasnaya anak-anak kerap merasa senang saat bulan Ramadan.
Bahkan sebagian anak ingin ikutan merasakan bagaimana rasanya berpuasa.
Waktu saat berbuka dan sahur ketika semua orang di dalam keluarga duduk bersama untuk makan menjadi momen yang dianggap menarik sehingga anak ingin berpuasa.
"Oleh karenanya saat ditanya kapan usia anak memulai puasa. Saat anak ingin puasa, boleh diajak. Tapi dijelaskan juga makna puasa apa," katanya menambahkan.
Disarankan untuk mengajarkan nilai kejujuran pada anak. Jika tidak kuat berpuasa tidak mengapa karena masih dalam proses belajar.
Jika anak ingin ikut, berapa pun umurnya, maka tidak masalah.
"Tentu dilihat dari kekuatan fisik dan mengajarkan salah satu belajar puasa jujur. Kalau gak kuat musti bilang. Tuhan tidak membuat puasa jadi penyakit. Kalau dia sakit gak boleh. Itu merusak diri," kata dr Darmayanti menambahkan.
Ia pun menyebutkan jika puasa juga bermanfaat untuk menahan diri dari perilaku yang dilarang.
SUMBER SEBAGIAN ARTIKEL : TRIBUNNEWS
Baca juga: Ramadhan 1443 Hijriah, Amalan Doa Siang Lengkap Bacaan Dzikir
Baca juga: Doa Puasa ke 8 dan 9 Ramadhan Latin dan Terjemahan
Baca juga: Tips Puasa Ramadhan bagi Penderita Asam Lambung
Berita terkini Tribunjambi simak di Google News.
Video Terkait, Ramadhan 1443 tiba, berikut jadwal imsakiyah Kota Jambi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Anak-Puasa-01.jpg)