Senin, 4 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Hanyut dari Malaysia Sampai Indonesia, Dua Penyelam Eropa Diselamatkan Nelayan Bintan

Dua penyelam Eropa diselamatkan oleh nelayan Indonesia di perairan Indonesia, Sabtu (9/4/2022) setelah hanyut dari perairan Malaysia.

Tayang:
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Malaysian Maritime Enforcement Agency via AP
Instruktur penyelam yang ditemukan pada Kamis (7/4/2022), Kristine Grodem, 35 tahun. Grodem adalah satu dari empat orang Eropa yang hilang selama pelatihan menyelam di Malaysia. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA LUMPUR — Dua penyelam Eropa selamat setelah ditolong nelayan di perairan Bintan Indonesia, Sabtu (9/4/2022).

Diketahui dua penyelam itu hanyut dari perairan Malaysia.

Namun nahas, penyelam yang ketiga, seorang warga Belanda berusia 14 tahun dilaporkan meninggal, empat hari setelah mereka menghilang dari pulau Malaysia selatan.

Associated Press melaporkan, pihak berwenang menyebut para penyelam itu hanyut sekitar 100 kilometer ke perairan Indonesia.

Alexia Alexandra Molina (18) asal Prancis dan Adrian Peter Chesters (46) asal Inggris ditemukan Sabtu pagi di perairan Indonesia. Keduanya kemudian dibawa ke rumah sakit, kata Badan Penegakan Maritim Malaysia.

Sementara anak laki-laki Adrian Peter Chesters, Nathen Renze Chesters, masih hilang. Tetapi, Chesters mengatakan kepada polisi bahwa putranya meninggal karena terlalu lemah.

Baca juga: Pengakuan Ukraina Buat Dunia Tercengang, Rusia Disebut Paksa Warga Mariupol Ikut Berperang

Badan Penegakan Maritim Malaysia sudah meminta pihak berwenang Indonesia untuk terus membantu mencari mayat Nathen. Sementara, operasi pencarian di Malaysia telah dibatalkan.

Molina dan Chesters ditemukan 30 kilometer di utara Pulau Bintan Indonesia. Jaraknya sekitar 100 kilometer dari lokasi mereka dilaporkan hilang hari Rabu, menurut kepala polisi Mersing Cyril Edward Nuing.

Ketiganya menyelam bersama instruktur Norwegia mereka, Kristine Grodem, sedalam sekitar 15 meter di sebuah pulau di lepas pantai kota Mersing di negara bagian Johor selatan Malaysia.

Grodem, 35 tahun, diselamatkan pada Kamis (7/4) oleh sebuah kapal tunda. Dia mengatakan mereka berempat muncul dengan selamat pada Rabu (6/4) sore, tetapi kemudian hanyut menjauh dari kapal speedboat dan dipisahkan oleh arus yang kuat.

Grodem sedang melatih ketiga orang yang hanyut itu untuk mendapatkan lisensi menyelam tingkat lanjut, kata pejabat maritim Malaysia.

Kepolisian Malaysia menahan nakhoda speedboat untuk penyelidikan lebih lanjut, dan kegiatan menyelam di Mersing dihentikan. Ada beberapa pulau di luar kota yang merupakan tempat menyelam yang populer.

Perbatasan Malaysia dibuka kembali untuk orang asing pada 1 April setelah ditutup selama lebih dari dua tahun selama pandemi Covid-19.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved