Sultan Pontianak Diingatkan KPK Harus Kooperatif Dipanggil Terkait Kasus Bupati PPU

KPK mengingatkan Sultan Pontianak itu untuk kooperatif hadir memenuhi panggilan pemeriksaan.

Editor: Rahimin
Sumber: KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud. Sultan Pontianak Diingatkan KPK Harus Kooperatif Dipanggil Terkait Kasus Bupati PPU 

TRIBUNJAMBI.COM - Sultan Pontianak Syarif Machmud Melvin Alkadrie mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK mengingatkan Sultan Pontianak itu untuk kooperatif hadir memenuhi panggilan pemeriksaan.

Sebelumnya, KPK sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sultan Pontianak.

Sultan Pontianak akan diperiksa terkait kasus yang menjerat Bupati nonaktif Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud pada Kamis (31/3/2022).

Namun, Syarif Machmud Melvin Alkadrie tidak hadir dan tanpa konfirmasi kepada tim penyidik.

Sultan Pontianak itu sedianya bakal diperiksa sebagai saksi kasus suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten PPU, Kalimantan Timur, tahun 2021-2022.

"Surat panggilan segera dikirimkan kembali dan KPK mengimbau untuk kooperatif hadir pada jadwal yang ditentukan berikutnya," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, melalui keterangan tertulis, Jumat (1/4/2022).

Untuk diketahui, Abdul Gafur diamankan dalam kegiatan tangkap tangan di yang dilakukan KPK Jakarta dan Kalimantan Timur pada 12 Januari 2022.

Seusai operasi tangkap tangan tersebut, KPK mengumumkan enam orang jadi tersangka terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten PPU.

Selain itu, KPK juga menetapkan Bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan Nur Afifah Balqis, Plt Sekretaris Daerah PPU Mulyad, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang PPU Edi Hasmoro sebagai tersangka.

Kabid Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga PPU Jusman, serta pihak swasta bernama Achmad Zudi juga ditetapkan sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat menjelaskan, saat itu tim KPK mengamankan uang Rp 1,4 miliar dari penangkapan Abdul Gafur di lobi mal kawasan Jakarta Selatan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Baca juga: Mantan Gubernur Riau Jadi Tersangka Sejak 2015 Baru Tahun Ini Ditahan, Ini Kata KPK

Baca juga: Jemmy Setiawan Diperiksa KPK, Dicecar Soal Musda Demokrat di Kaltim

Baca juga: KPK Ultimatum Andi Arief, Diminta Kooperatif Penuhi Panggilan. Demokrat Bantah Terima Uang Suap

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved