Sosok Pria dalam Video Syur Dea OnlyFans Terungkap, Polisi: Kami akan Panggil

Polda Metro Jaya menyebutkan telah mengidentifikasi pemeran pria dalam video syur Gusti Ayu Dewanti alias Dea OnlyFans.

Instagram deaonlyfans21
Dea OnlyFans 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya mengaku telah mengidentifikasi siapa pemeran pria dalam video syur bersama Gusti Ayu Dewanti alias Dea OnlyFans.

"Sudah, sudah teridentifikasi. Kami akan memanggil temannya beliau, yang ada dalam video yang beredar," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis kepada wartawan, Selasa (29/3/2022).

Kata Auliansyah, pria dalam video itu akan dipanggil sebagai saksi. Apabila dalam pemeriksaan nantinya ditemukan unsur pasal pidana maka akan dijadikan tersangka. 

"Karena kan ini memang dilarang, UU-nya ada," katanya.

Namun demikian, Auliansyah tak menjawab secara gamblang saat ditanya apa hubungan antara Dea dengan pria yang ada di video tersebut.

"Nanti kita lihat dulu ya," ujarnya.

Seperti diketahui, Dea kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi karena aksinya terbukti melanggar Undang-Undang Pornografi.

Baca juga: Ke Deddy Corbuzier, Dea OnlyFans Pernah Beberkan Alasannya Kerap Unggah Foto Vulgar

Meski telah berstatus tersangka, tetapi polisi tidak menahan Dea. Alasannya, perempuan berusia 24 tahun yang berstatus mahasiswi itu ingin menyelesaikan kuliahnya.

Dea hanya dikenai wajib lapor ke Polda Metro Jaya dua kali dalam seminggu yakni pada Senin dan Kamis.

Dea pun telah menjalani wajib lapor perdana pada Senin kemarin. Usai melapor, Dea berjanji tidak akan lagi mengunggah video dirinya terkait pornografi ke situs OnlyFans.

"Enggak," kata Dea singkat sambil menggeleng ke arah wartawan, saat ditanya apakah akan mengulangi lagi perbuatannya.

Sementara kuasa hukum Dea, Abdillah, mengatakan bahwa kliennya tidak akan lagi membuat atau mengunggah konten pornografi di OnlyFans.

Baca juga: Dea OnlyFans Jadi Tersangka Kasus Pornografi, Hanya Dikenakan Wajib Lapor

Menurut Abdillah, kliennya akan menjadikan kasus yang sedang berproses saat ini sebagai pembelajaran.

"Enggak dong (unggah konten lagi). Setidaknya ini menjadi pembelajaran untuk lain kali menjadi lebih baik," ujarAbdillah menyambung pernyataan Dea.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved