Tips Kesehatan

Gejala Serangan Jantung Mendadak, Tiba-tiba Pingsan hingga Denyut Nadi Tidak Teraba

Serangan jantung adalah gangguan sirkulasi darah jantung, sementara serangan jantung mendadak adalah gangguan kelistrikan jantung.

Editor: Nurlailis
ist
Gejala serangan jantung mendadak 

TRIBUNJAMBI.COM - Gejala serangan jantung mendadak berbeda dengan serangan jantung biasa.

Dilansir dari American Heart Association, serangan jantung adalah gangguan sirkulasi darah jantung, sementara serangan jantung mendadak adalah gangguan kelistrikan jantung.

Serangan jantung terjadi ketika pembuluh darah jantung tersumbat. Imbasnya, darah kaya oksigen susah sampai ke jantung.

Jika sumbatan pembuluh darah tersebut tidak segera diatasi, bagian jantung yang semestinya mendapatkan asupan nutrisi dan oksigen bisa rusak. Semakin lama diobati atau ditangani, kerusakan bagian jantung makin besar.

Sedangkan serangan jantung mendadak terjadi saat jantung tidak berfungsi dan tiba-tiba berhenti berdetak.

Kondisi ini biasanya disebabkan gangguan kelistrikan jantung yang membuat detak jantung tdiak teratur.

Hal ini bisa mengganggu fungsi jantung untuk memompa darah. Akibatnya, darah tidak bisa sampai ke otak, paru, dan organ penting lainnya.

Dalam hitungan detik, penderita bisa kehilangan kesadaran sampai meninggal dunia apabila serangan jantung mendadak tidak segera ditangani.

Baca juga: Gejala Serangan Jantung Mendadak, Sakit di Bagian Dada hingga Keringat Dingin

Gejala serangan jantung mendadak

Dilansir dari Mayo Clinic, ada beberapa gejala serangan jantung mendadak yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Tiba-tiba pingsan
  • Denyut nadi tidak teraba
  • Tidak bernapas
  • Kehilangan kesadaran
  • Ciri-ciri serangan jantung mendadak di atas umumnya terjadi secara tiba-tiba atau dalam hitungan detik.

Sebelum kolaps, penderita terkadang merasakan nyeri dada atau rasa tidak nyaman di dada, sesak napas, lemas, atau jantung berbedar kencang.

Tapi, bagi orang sekitar biasanya melihat penderita tiba-tiba roboh atau jatuh tanpa tanda-tanda.

Jika Anda mendapati gejala serangan jantung mendadak di atas, segera cari pertolongan medis darurat.

Akibat serangan jantung mendadak bisa fatal karena tubuh bisa kekurangan darah kaya oksigen. Dalam hitungan menit, kondisi ini juga dapat merusak otak.

Orang yang selamat dari serangan jantung mendadak terkadang mengalami tanda-tandak kerusakan otak.

Untuk itu, bantuan medis yang tepat dan cepat bisa membantu menyelamatkan nyawa begitu penderita merasakan gejala serangan jantung mendadak.

Baca juga: 5 Gangguan Kesehatan yang Gejalanya Mirip Masuk Angin, Jantung Koroner hingga Maag

Sumber: Kompas.com

Berita lain terkait Tips Kesehatan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved