Berita Mearngin

Mashuri Sebut Lebih dari 300 Hektare Hutan Produksi Merangin Dirambah

Bupati Merangin, Mashuri sebut lebih dari 300 hektare Hutan Produksi (HP) di Kabupaten Merangin habis dirambah.

Darwin Sijabat/tribunjambi
Bahas Soal Hutan Produksi, Ini Kata Bupati Merangin dan Kapolres. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Bupati Merangin, Mashuri sebut lebih dari 300 hektare Hutan Produksi (HP) di Kabupaten Merangin habis dirambah. Perambahan hutan yang melebar luas itu mulai dari Kecamatan Nalo Tantan hingga Muara Siau.

Data itu disampaikan Bupati Merangin, Mashuri ketika memimpin rapat koordinasi (Rakor) Formopimda Kabupaten Merangin di ruang rapat kerja bupati Merangin, Senin (21/1/2022).

"Tidak hanya sampai ke Muara Siau, tapi juga sudah masuk ke kawasan Desa Petekun. Aksi perambahan hutan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, harus cepat dicegah, sehingga tidak lebih meluas," ujar Bupati.

Mashuri mengungkapkan, perambahan itu berawal dari masyarakat setempat yang menjual sebidang kebunnya ke salah seorang pedatang. Sehingga berdasarkan laporan yang didapatkannya, jumlah luasan hutan yang dirambah sekitar 300 hektar.

"Akhirnya tidak hanya lahan yang dibeli itu saja yang digarap, tapi jadi melebar sampai ke kawasan HP, karena oknum tersebut juga melihatkan saudara dan teman-teman pendatang lainnya," terang Bupati.

Bupati minta untuk pencegahan awal, para perangkat desa harus cepat bergerak menghentikan perambahan hutan tersebut. Sebab yang mengetahui kondisi perambahan itu adalah perangkat desa setempat.

"Kita harus bisa menanamkan semangat untuk melindungi hutan kita. Bukannya kemudian turut merambah dan menjualnya. Sikap melindungi hutan itu harus kuat, baik ditingkat perangkat desa maupun warga secara keseluruhan," pintanya.

Menurut bupati, hutan merupakan paru-paru dunia yang harus dijaga dengan baik dan dilestarikan keberadaannya. Jika hutan terus dirambah dan ditebangi, maka paru-paru dunia itu akan rusak.

"Alhamdulillah berkat kerjsama semua pihak, perambahan hutan yang terjadi di Rantau Kermas sudah berhasil dihentikan dengan titik yang ditentukan, sehingga keberadaan hutan di desa itu tetap lestari," terang Bupati.

Baca juga: Bahas Soal Hutan Produksi, Ini Kata Bupati Merangin dan Kapolres

Baca juga: Lantik DPD Nasdem Merangin, Fasha Beri Tantangan Dapatkan Kursi Pimpinan DPRD di Pileg 2024

Baca juga: Syarif Fasha Beri Target Partai Nasdem di Merangin Dapat Unsur Pimpinan DPRD

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved