Resep Praktis

Cara Memilih Semangka Berkualitas, Pastikan Bentuknya Simetris dan Tidak Penyok

Cara memilih semangka yang pertama adalah pilih dari bentuknya. Pastikan bentuk dari semangka tegas, simetris, dan tidak memiliki tonjolan atau penyok

Editor: Nurlailis
Cara memilih semangka 

TRIBUNJAMBI.COM - Buah semangka menjadi andalan saat acara kumpul keluarga atau arisan.

Buahnya besar dan bisa untuk banyak orang.

Rasanya juga manis dan berair sehingga cocok jadi hidangan penutup.

Sayangnya tidak semua semangka bisa memiliki kualitas yang baik.

Ada cara agar bisa mendapatkan semangka yang manis dan segar.

Dikutip dari laman The Kitchn dan Healthline, ada cara memilih semangka yang dagingnya manis dan berkualitas baik. Salah satunya, cek tangkainya.

Baca juga: Resep Risoles Sayuran, Menambahkan Minyak Sayur ke Dalam Adonan Kulit Agar Tidak Mudah Robek

1. Pilih semangka dari bentuknya

Cara memilih semangka yang pertama adalah pilih dari bentuknya. Pastikan bentuk dari semangka tegas, simetris, dan tidak memiliki tonjolan atau penyok karena benturan.

Walau bentuk semangka ada yang bulat, lonjong, atau memanjang tetapi pastikan tidak ada bekas benturan dari semangka yang akan kamu pilih.

2. Pilih semangka dari beratnya

Jangan ragu untuk mengangkat semangka saat di pasar atau supermarket. Pasalnya, semangka dengan bobot lebih berat memiliki kandungan air yang lebih banyak.

Sebaiknya pilih bobot semangka yang memiliki berat sesuai dengan ukurannya.

Semangka
Semangka ()

Baca juga: Resep Cilok Kuah, Cocok untuk Menu Saat Cuaca Dingin

3. Pilih semangka dengan bintik kuning

Bintik kuning pada kulit semangka berarti semangka menghabiskan waktu pematangan yang cukup saat di pohon.

Sebaliknya, semangka yang memiliki bintik putih menunjukkan kalau semangka dipetik terlalu cepat.

4. Ketuk semangka

Saat berada di supermarket, jangan sungkan untuk mengetuk semangka. Kamu bisa mengetuk bagian bawahnya dan dengarkan sesaat.

Kalau terdengar gema dari dalam itu artinya semangka matang dan memiliki kandungan air tinggi. Sementara itu, semangka yang belum matang akan terdengar nyaring.

Baca juga: Resep Sop Buntut Bakar, Olesi Buntut Rebus dengan Tumisan Bumbu

5. Semangka yang matang punya kulit tebal

Semangka yang sudah matang memiliki kulit tebal dan tidak mudah pecah saat ditekan. Selain itu, semangka matang juga tidak mudah tergores.

6. Periksa tangkai semangka

Batang atau tangkai yang masih menempel pada semangka juga bisa kamu periksa untuk mengecek tingkat kematangannya.

Semangka dengan batang atau tangkai berwarna hijau biasanya terlalu cepat dipanen. Kalau semangka dengan batang atau tangkai kering menunjukkan semangka sudah matang.

Baca juga: Resep Kangkung Hoteplate, Kentalkan dengan Larutan Maizena

Sumber: Kompas.com

Berita lain terkait Resep Praktis

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved