BNNP Jambi Buru Satu DPO Pengedar Sabu-sabu di Tanjab Timur

BNNP Jambi, terus melakukan pengejaran terhadap M, warga Nipah Panjang yang masuk daftar pencararian orang (DPO) kasus narkotika jenis sabu-sabu.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
ist
ilustrasi narkoba 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Tim Berantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, terus melakukan pengejaran terhadap M, warga Nipah Panjang yang masuk daftar pencararian orang (DPO) kasus narkotika jenis sabu-sabu.

Kabid Berantas BNNP Jambi, Kombes Pol Dewa Putu Gede Artha mengatakan, setelah menangkap istrinya dan satu pengedar lainnya berinisial PM, timnya terus bergerak di lapangan.

"Ya sampai saat ini, masih terus kita buru," kata Dewa, Minggu (6/3/2022).

Diketahui, sebelumnya petugas berhasil meringkus PM (39) warga Nipah Panjang, Tanjung Jabung Timur, pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

PM ditangkap petugas di  Desa Simpang Datuk, Nipah Panjang, Tanjab Timur, Selasa (15/2/2022) pukul 17.00 WIB.

Kabid Berantas BNNP Jambi, Kombes Pol Dewa Putu Gede Artha mengatakan, PM merupakan pemain lama. Dia mengedarkan sabu-sabu ke pada petani hingga pemanen sawit di wilayahnya.

"Ya memang dia pemain lama, dan mirisnya sasaran tersangka adalah petani dan juga tukang panen sawit," kata Dewa.

Dewa menjelaskan, penangkapan PM berawal saat timnya menerima informasi, bahwa di wilayahnya kerap terjadi transaksi jual beli sabu-sabu.

Baca juga: Polisi Sebut Pulau Pandan Kini Tak Sama Seperti Dulu, Sudah Bersih dari Peredaran Narkoba

Tim kemudian bergerak melakukan penyelidikan hingga menemukan identitas dan ciri-ciri.

Tepat pada Selasa, 15 Februari 2022, tim bergerak menuju lokasi atau tempat transaksi jual beli sabu-sabu.

Dan menemukan tersangka sedang duduk di salah saru rumah warga, melihat hal tersebut, tim langsung meringkus pelaku.

"Dari interogasi, tersangka mengaku sabu tersebut didapat seseorang berinisial M sebanyak 30 gram, atau tiga kantong, dan yang sudah habis terjual baru 10 gram," katanya.

Tim kembali melakukan pengembangan, hingga sekira pukul 20.00 WIB, tim melakukan penyelidikan tentang keberadaan M, akhirnya tim langsung mendatangi rumah M dengan didampingi Ketua RT setempat dan langsung melakukan penggeledahan," ungkapnya.

Berhubung M tidak berada di rumahnya sebut Dewa, tim melakukan persuasif dengan cara meminta kepada isteri menghubungi M suaminya, dan ternyata isterinya berbisik melalui telepon dengan memberitahukan jika Polisi ada di rumahnya, akhirnya HP yang digunakan M pun tidak aktif.

Baca juga: 75 Persen Penghuni Lapas Pengguna Narkoba, Pemerintah dan DPR Segera Revisi UU Narkotika

"Jadi, setelah tim kita melanjutkan penggeledahan, akhirnya tim berhasil menemukan buku tabungan BRI yang digunakan M dalam transaksi jual beli sabu tersebut, setelah di cek ternyata buku tabungan tersebut atas nama Isterinya bernama Y," sebutnya.

Setelah isteri M di interogasi, dia mengakui bahwa benar rekening buku tabungan tersebut yang selalu digunakan M dalam transaksi jual beli sabu, bahkan dia mengakui bahwa dari uang hasil kejahatan tersebut sering dinikmati oleh dia dari suaminya, bahkan uang kejahatan itu digunakan untuk pembangunan rehap rumah. 

"Barang bukti yang berhasil diamankan berupa, 3 bungkus plastik klip ukuran sedang diduga berisi Narkotika jenis sabu, 11 bungkus plastik klip kecil (paket 100) diduga berisi Narkotika jenis sabu, 22 bungkus plastik klip kecil (paket 150) diduga berisi Narkotika jenis sabu, 14 bungkus plastik klip kecil (paket 300) diduga berisi Narkotika jenis sabu dengan total  50 paket, berat kotor sabu seluruhnya 32,37 gram," ujarnya.

Selain itu, juga turut diamankan barang bukti non Narkotika berupa, 1 buah tempat bedak warna putih, 1 lembar plastik Asoy warna biru, 1 buah sendok sabu yg terbuat dari pipet, 1 unit HP Nokia Type 105 warna biru No.Sim Card 082252413771, 1 unit HP Android Oppo Reno 5F warna hitam No.Sim Card 085366786569, Uang tunai Rp.410 ribu, dan 1 buah buku tabungan Bank BRI milik pelaku Y. Saat ini Y dibawa ke kantor BNNP Jambi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved