Perang Rusia Ukraina

Serangan Militer Rusia, Pesawat Besar Milik Ukraina Antonov AN-225 Telah Hancur

Soal kondisi kerusakan yang dialami, perusahaan produsen Antonov belum berani untuk mengkonfirmasi sebelum dicek kondisinya oleh ahli.

Editor: Rahimin
tangkap layar dari akun Twitter, @DmytroKuleba
Wujud dari pesawat terbang terbesar milik Ukraina, Antonov AN-225 yang hancur. 

TRIBUNJAMBI.COM - Bukan hanya korban jiwa, imbas dari serangan militer Rusia ke Ukraina, juga membuat pesawat terbang milik Ukraina yaitu Antonov AN-225 hancur dikutip dari CNN.

Pesawat yang memiliki nama Mriya dalam bahasa Ukraina dan berarti mimpi tersebut terparkir di landasan udara dekat ibu kota Ukraina, Kiev ketika diserang pasukan Rusia.

Pemerintah Ukraina akan memperbaiki pesawat tersebut.

Hal ini diungkapkan sebuah cuitan dari Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba di akun Twitter pribadinya, @DmytroKuleba.

“Rusia mungkin telah berhasil menghancurkan ‘Mriya’ milik kita. Namun mereka tidak akan bisa menghancurkan mimpi kita untuk menjadi lebih kuat, bebas, dan negara demokratis di Eropa. Kita akan menang!” tulis Dmytro.

Soal kondisi kerusakan yang dialami, perusahaan produsen Antonov belum berani untuk mengkonfirmasi sebelum dicek kondisinya oleh ahli.

Perusahaan negara bidang pertahanan yang juga menaungi Antonov, Ukrobornprom mengungkapkan pada Minggu (27/2/2022), total biaya perbaikan mencapai 3 miliar dolar AS.

“Perbaikan diperkirakan membutuhkan biaya sekitar 3 miliar dolar AS dan membutuhkan waktu lebih dari lima tahun.”

“Tugas kita untuk menjamin pembiayaan ditanggung oleh Federasi Rusia yang mana menyebabkan kerusakaan yang disengaja terhadap penerbangan Ukraina dan sektor penerbangan kargo,” ujar perwakilan dari Ukroboronprom.

Saat kerusakan terjadi, Ukroboronprom mengungkapkan kondisi sebelumnya di mana pesawat Antonov AN-225 ini sudah dalam keadaan rusak dan diparkir sejak Kamis (24/2/2022).

“Berdasarkan informasi dari Direktur Antonov Airlines, salah satu dari mesin Antonov AN-225 dicopot untuk diperbaiki dan pesawat itu tidak dapat diterbangkan pada hari itu meskipun terdapat perintah yang penting,” tambahnya.

Sementara itu, pasukan Rusia mengklaim sudah menduduki lapangan udara Hostomel lokasi dari pesawat AN-225 diparkirkan.

Gambar yang diambil dari satelit milik Maxar Technologies memperlihatkan kerusakan parah di hangar yang menjadi tempati diparkirkannya pesawat An-225

NASA Fire Information for Resource Management System mendeteksi adanya beberapa tembakan di bandara tersebut termasuk di lapangan udara Hostomel.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved