Covid di Kota Jambi
Maulana Ajak Masyarakat Anggap Varian Omicron Ada di Kota Jambi, Tujuannya Untuk Ini
Wakil Wali Kota Jambi Maulana mengajak masyarakat untuk menganggap Kota Jambi telah terdeteksi varian Omicron.
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hingga Jumat (11/2/2022) sudah ada kasus aktif Covid-19 di Kota Jambi sebanyak 289 kasus.
Wakil Wali Kota Jambi Maulana mengajak masyarakat untuk menganggap Kota Jambi telah terdeteksi varian Omicron.
Tujuannya, untuk meningkatkan kewaspadaan adanya peningkatan kasus Covid-19 yang melonjak tinggi secara berkelanjutan.
"Supaya kita bisa lebih ketat lagi dalam menerapkan protokol kesehatan. Namun kebijakan pendidikan, dan lain-lain akan diputuskan melalui rapat Satgas Covid-19 (Kota Jambi)," katanya.
"Kalau peningkatannya (Covid-19) tidak eksponensial, kita bisa memutus rantai (penularan)," sambungnya.
Kuncinya yaitu banyaknya proses percepatan, dan penularan kasus Covid-19.
Apabila sudah eksponensial, maka diduga Omicron karena daya penularannya sangat tinggi.
Maulana berujar tetapi daya sakit, dan kematiannya varian Omicron sangat rendah.
Karena untuk memeriksa, memastikan Omicron butuh mengirim sampel ke Litbangkes.
Sehingga mengakibatkan butuh waktu yang lebih panjang hingga mengetahui hasil pasti deteksi varian Omicron.
Baca juga: Ratusan Anak Ikut Vaksinasi Covid-19 Yang Diadakan Polsek Kotabaru
Baca juga: Pemkot Jambi Kirimkan 7 Sampel Covid-19 ke Balitbangkes untuk Uji Varian Omicron