Saat Dewi Merasa Terbantu Kembangkan UMKM Dari Dana Bantuan Pemerintah

Di saat pandemi Covid-19 melanda, dan membuat usaha terutama pelaku UMKM terpuruk, dia mendapatkan bantuan dari pemerintah. 

Penulis: Rahimin | Editor: Rahimin
Tribunjambi/Yon Rinaldi
Dewi pelaku UMKM. Saat Dewi Merasa Terbantu Kembangkan UMKM Dari Dana Bantuan Pemerintah 

TRIBUNJAMBI.COM - Dewi, pelaku UMKM di Kota Jambi sangat merasakan sekali manfaat Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) Rp 1,2 juta dari pemerintah yang disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Tahun lalu, Dewi seakan mendapatkan durian runtuh.

Di saat pandemi Covid-19 melanda, dan membuat usaha terutama pelaku UMKM terpuruk, dia mendapatkan bantuan dari pemerintah. 

Saat pandemi Covid-19, Dewi merasakan sekali dampaknya. Penjualannya merosot drastis. Hampir putus asa, namun dia bangkit lagi setelah mendapat bantuan dari pemerintah. 

Ditemui belum lama ini, Dewi yang merupakan pedagang sarapan pagi bilang, dana bantuan sebesar Rp 1,2 juta  dari pemerintah digunakannya untuk modal mengembangkan usahanya yang dirintis sejak 2019 silam.

Apalagi, Dewi sangat merasakan penjualannya merosot dan nyaris tidak ada penjualan saat pandemi Covid-19 menghantam.

Namun, Dewi merasa harus bangkit. Awalnya Dewi hanya berjualan sarabi.

"Alhamdulillah sangat terbantu sekali bang dengan bantuan dari pemerintah," ujarnya kepada Tribunjambi.com belum lama ini.

Menurutnya, dana bantuan tersebut dijadikanya modal untuk mengembangkan menu ketan hitam dan bubur kacang hijau.

Tidak hanya sampai di situ, Dewi juga mulai melakukan pendekatan ke beberpa pedagang sarapan pagi untuk menitipkan usaha mereka dan dijual lagi.

Sedikit demi sedikit Dewi mulai bangkit. Hingga akhirnya dia menjual 15 menu sarapan pagi setiap harinya.

Batagor, nasi gemuk hingga martabak India merupakan bagian dari menu baru yang dia jajakan.

Harga satu porsi yang dia tawarkan cukup bersahabat mulai dari Rp 5.000 per menu.

Setiap hari Dewi memiliki wilayah edar mulai dari Pukesmas Paal Merah 2 Kota Jambi hingga SD 212 Kabupaten Muarojambi.

Tak jarang juga Dewi berjualan ke daerah Pasar Jambi dan mampir ke STIKES Garuda putih.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved