Oknum Perwira Divonis Bersalah

BREAKING NEWS Terlibat Asusila, Perwira Polisi Polda Jambi Dijemput Tim Kejari Banjarmasin

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Jambi, berinsial RC berpangkat Kompol jadi terpidana perkara asusila saat bertugas di Banjarmasin

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
KOLASE TRIBUN JAMBI
Ilustrasi: pelecehan seksual pada perempuan 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Kasubdit III Ditreskrimum Polda Jambi, berinsial RC berpangkat Kompol, terpidana perkara asusila saat bertugas di Banjarmasin akan dijemput oleh tim eksekutor Kejari Banjarmasin.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan, saat ini Polda Jambi sendiri tinggal menunggu tim eksekutor untuk membawa RC untuk dilakukan proses hukumnya.

"Ya kita tinggal tunggu tim eksekutor dari Jaksa saja, dan yang bersangkutan masih berada di Jambi," kata Mulia, saat dikonfirmasi, Jumat (28/1/2022) sore.

Kata Mulia, sejak awal kasus ini sendiri sudah ditangani oleh Propam Polda Jambi, sehingga pihaknya tinggal menunggu tim eksekutor saja.

"Untuk di Propamnya sudah sejak awal diproses, tetapi untuk informasi detilnya nanti saya kabri lagi, saya pastikan dulu data dan penjelasan lainnya," jelasnya.

Dikutip dari Banjarmasinpost.co.id tim Jaksa Pelaksana Putusan (Eksekutor) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin berhasil melaksanakan eksekusi terhadap terpidana perkara perkosaan berinisial RC di Kota Jambi, Provinsi Jambi, Kamis (27/1/2022).

Informasi dihimpun, keberhasilan tim eksekutor Kejari Banjarmasin tak lepas dari peran tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) yang dipimpin langsung oleh Asisten Intelijen Kejati Kalsel, Abdul Rahman.

Diketahui, eksekusi terhadap terpidana RC didasarkan pada Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan (P-48) Nomor: Print-273/O.3.20/Eoh.3/11/2021 yang terbit pada Selasa (25/1/2022).

Perintah eksekusi tersebut didasarkan pula pada putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1393 K/Pid/2008 tanggal 21 Januari 2009.

Dimana amar putusan Mahkamah Agung itu memutuskan RC terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemerkosaan seperti yang dimaksud dalam Pasal 286 KUHP.

Hukuman yang dijatuhkan MA adalah pidana penjara selama empat tahun.

Putusan tersebut ditetapkan Mahkamah Agung setelah sebelumnya Jaksa Penuntut Umum mengajukan kasasi atas putusan Pengadilan Negeri Banjarmasin.

Baca juga: Oknum Polisi Kejam dan Bejat Roni Syahputra Ajukan Banding, Tetap Dihukum Mati

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Banjarmasin melalui putusan Nomor 755/Pid. B/2007/PN.BJM yang dibacakan pada Tanggal 30 April 2008 menyatakan membebaskan terpidana RC dari segala dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kalsel, Romadu Novelino membenarkan adanya pelaksanaan eksekusi putusan tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved