Rugikan Negara Rp320 Juta, Kades dan 3 Perangkat Desa Cilondang Bungo Jadi Tersangka Korupsi

Kepala Desa Cilodang, Kecamatan Palepat, Kabupaten Bungo ditetapkan sebagai tersangka korupsi pembangunan turap dan drainase pada tahun 2019.

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Muzakkir
Kejari Bungo Sapta Putra yang didampingi oleh Kasi Pidsus dan Kasi Intel, gelar jumpa pers kasus dugaan korupsi dana desa Dusun Cilodang, Jumat (28/1). 

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO -- Datuk Rio (Kepala Desa) Cilodang, Kecamatan Palepat, Kabupaten Bungo ditetapkan sebagai tersangka korupsi pembangunan turap dan drainase pada tahun 2019.

Tak tanggung-tanggung, mereka diduga telah menggelapkan dana Rp. 320.051.416,38 dari besaran anggaran Rp Rp. 504.561.000.

Tak hanya Datuk Rio yang berinisial E, Kejari Bungo juga menetapkan tiga perangkat Dusun lainnya. Keempat orang tersebut kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kasi Pidsus Herdian Malda khastria didampingi Kajari Bungo Sapta Putra dan Kasi Intel M Ihsan menyebut jika kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat kemudian pihaknya membuat tim untuk menelusuri laporan tersbut. menemukan indikasi yang mengarah pada perbuatan melawan hukum terhadap kegiatan pembangunan turap di Dusun Cilodang yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2019 dengan nilai pekerjaan sebesar Rp. 504.561.000.

Setelah setelah dilakukan gelar pekara (ekspose) antara Tim Penyidik dengan Kepala Kejaksaan Negeri Bungo pada tanggal 19 Januari 2022 telah diperoleh kesimpulan bahwa perlu adanya penetapan tersangka dalam Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kegiatan Pembangunan /Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa berupa Turap dan Drainase yang bersumber dari Dana Desa (DD) Dusun Cilodang Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo Tahun Anggaran 2019.

Kemudian Tersangka NS bersama dengan Tersangka CC diluar kompetensinya dan tanpa memiliki kemampuan teknis telah melakukan perubahan-perubahan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada kegiatan Pembangunan Turap yang sebelumnya telah dibuat oleh saudara TS.

Baca juga: Kades dan 3 Perangkat Desa Cilodang Bungo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Perubahan RAB dilakukan sepihak tanpa adanya konsultasi dengan alasan untuk menyesuaikan dengan anggaran yang telah ada, kemudian perubahan diinput kedalam RAB SISKEUDES.

Imbas dari perubahan tersebut terdapat perubahan dalam struktur pembuatan turap yang menyebabkan turap menjadi lebih mudah mengalami kerusakan.

Bahwa Tersangka BTS tidak melakukan verifikasi dengan baik yaitu tidak melakukan pengecekan terhadap kebenaran dari SPP berikut Tanda Bukti Pengeluaran Uang yang diajukan oleh Tersangka NS dan Tersangka CC serta pada setiap pengajuan SPP tidak dilengkapi dengan Laporan Perkembangan Pelaksanaan Kegiatan dan Anggaran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved