Berita Merangin

Objek Wisata Biduk Amo Jadi Tempat Kumpul Anak Punk, Satpol PP Merangin Diminta Bertindak

Objek wisata dan budaya Biduk Amo nyaris tidak terurus dengan baik lantaran dijadikan tempat berkumpulnya anak jalanan atau anak punk.

Tribunjambi/darwin
Objek Wisata Biduk Amo Jadi Tempat Kumpul Anak Punk 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Objek wisata dan budaya Biduk Amo nyaris tidak terurus dengan baik lantaran dijadikan tempat berkumpulnya anak jalanan atau anak punk.

Bangunan megah yang berada di Pasar Bawah, Kota Bangko, Kabupaten Merangin itu nyaris setiap malam dijadikan tempat berkumpulnya laki-laki dan perempuan yang bukan dari warga Merangin saja. Bahkan lokasi itu dijadikan tempat tidur mereka.

Belakangan, mereka sudah 'menguasai' bangunan baru di dekat jembatan gantung ujung Batang Mesumai.

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Merangin, Muhlisin yang menyayangkan sikap pemerintah yang seakan ada unsur pembiaran terhadap aset pemerintah daerah "diacak acak' anak punk.

Bahkan kata dia, di sekitar lokasi itu juga kerap kali terjadi keributan akibat mabuk mabukan anak punk.

"Kami mendengar kabar mereka juga mabuk-mabukan di tempat ini. Beberapa kali sesama anak punk dan juga dengan warga lainnya, terlibat keribut atau bentrok," katanya kepada Tribunjambi.com tak jauh dari Biduk Amo, Kamis (27/1/2022).

Lebih parah lagi dikatakan Muhlisin, Biduk Amo itu menjadi tempat mesum mereka. Padahal letaknya di tengah kota, dekat mesjid, dan bahkan hanya ratusan meter dari rumah dinas Bupati Merangin.

"Kami GP Ansor Merangin belum melihat Pemkab Merangin serius menangani masalah ini. Untuk itu kami mendesak agar segera diberantas oleh Satpol PP dan pihak terkait lainnya," ujarnya tegas.

Dikatakannya, jika nanti semakin meresahkan maka Organisasi Masyarakat (Ormas) bisa saja bertindak. Jika itu terjadi, pemerintah apa tidak merasa malu karena hal ini terbiarkan.

"Saya sudah kirim pesan ke pimpinan Satpol PP Merangin. Kami minta ditindak tegas dan dibersihkan," katanya.

Selain itu, instansi yang bertanggung jawab terhadap Biduk Amo, baik Disparpora, Satpol PP, Disdikbud didesaknya agar tidak lepas tangan.

Baca juga: Izin Bermasalah dan Tak Taat Pajak, Perusahaan di Pamenang Merangin ini akan Ditutup 

Baca juga: Ribuan Warga Merangin Sudah Divaksin, Tapi Tidak Miliki Sertifikat, Dukcapil Ungkap Penyebabnya

Baca juga: Gara-gara Ini, Ibu Rumah Tangga di Bungo Diamankan Satresnarkoba Polres Merangin

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved