Rakyat, Covid-19 dan PTPN VI
Semua nyaris terfokus pada pencegahan dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia khususnya
TRIBUNJAMBI.COM - 2021 telah berlalu. Mulai dari rakyat biasa, pejabat hingga keberadaan perusahaan, seperti PT Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI), semua nyaris terfokus pada pencegahan dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia khususnya.
Covid-19 itu seakan tak berdaya ketika PTPN VI dan rakyat Jambi, bersatu bersinergi bahu membahu mencegah perluasan wabah covid dan dampaknya .
Abdul (19) penghuni Panti Asuhan Darul Mustopa Jambi mengatakan, PTPN VI bagai malaikat penyelamat bagi anak yatim di panti asuhan milik pribadi itu.
"Saya dan kawan-kawan dapat bantuan masker, sanitaizer, beras, tepung dan uang. Awalnya tidak tahu apa itu PTPN VI, rupanya perusahaan kebun sawit," katanya.
Tak hanya itu, bantuan modal usaha juga diberikan agar kehidupan panti asuhan berjalan normal dalam kondisi pandemi Covid-19.
"Kami jauh dari kantor dan kebun PTPN VI diselamatkan apakagi Warga dekat kantor PTPN VI dan di kebun tentu lebih diperhatikan," ujarnya.
Lain lagi yang di rasakan Atiah pengrajin batik di RT 05 kelurahan Simpang IV Sipin Jambi.
Ketika pandemi Covid-19 melanda, usahanya terguncang hampir bangkrut. Modal pupus karena tersedot untuk kebutuhan keluarga karena memang semua sendi ekonomi berdampak sistematis diterpa virus asal China itu.
Dalam kondisi nelangsa, staf PTPN VI datang dengan tangan merangkul. Tahap awal Atiah dibantu masker, sanitaizer, beras dan gula tepung.
"Alhamdulillah, PTPN VI bagai malaikat penyelamat," kata Atiah.
Melihat Atiah memiliki usaha, staf PTPN VI melihat peluang langsung koordinasi mengajak Atiah bermitra usaha.
Gayung bersambut, dengan binaan cara berusaha yang baik Atiah dapat pencerahan. Tak hanya binaan cara usaha bertahan dalam kondisi Krisis pandemi, PTPN VI juga beri bantuan dana CSR.
"Saya dapat bantuan pinjaman modal usaha Rp 9 juta. Ini jadi modal awal saya bertahan hidup usaha ini," papar Atiah.
Kini, usahanya makin maju pesat dan memiliki omset hingga Rp 70 juta satu bulan, dengan penjualan tak hanya di kota Jambi tapi merambah di Sumsel, Sumut, Sumbar.
"Terima kasih PTPN VI atas semua perhatian," pungkas Atiah.
Baca juga: Diserbu Emak-emak, PTPN Group Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Perumnas Kota Jambi
Baca juga: PTPN VI Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng Kemasan dengan Harga Murah
Baca juga: PTPN VI Peduli Salurkan Bantuan Untuk Warga Solok Selatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ptpn-vi-berikan-bantuan-yaaa.jpg)