Berita Sarolangun

Siap-siap! Pemkab Sarolangun akan Lelang Barang dan Kendaraan, Catat Tanggalnya

Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan mengoptimalisasikan barang milik daerah yang berlebih dengan menjual atau melelang barang dan kendaraan

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rifani
Emalia Sari Kepala BPKAD Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dalam rangka tertib Administrasi pengelolaan barang milik daerah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan mengoptimalisasikan barang milik daerah yang berlebih atau tidak digunakan dan dimanfaatkan secara ekonomi akan dijual atau dilelang.

Kepala BPKAD Sarolangun Emalia Sari melalui Kabid Aset Darta mengatakan, jika hal tersebut dilaksanakan dengan pertimbangan untuk optimalisasi, agar kendaraan itu lebih menguntungkan bagi daerah apabila dijual atau dilelang.

"Selain itu sebagai pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan," katanya, Senin, (24/1/2022).

Dia menyebutkan, pihaknya diminta sekretaris daerah dan seluruh pengurus barang OPD, untuk mengusulkan kendaraan dinas yang masa manfaatnya sudah 10 tahun dan tidak dimanfaatkan sebagai penunjang tugas pokok dan fungsi di OPD.

Lanjutnya, agar dilaksanakan lelang secara online melalui aplikasi lelang oleh kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Leleng (KPKNI) Jambi.

"Usulan lelang tersebut disampaikan kepada Kepala Daerah melalui melalui Sekda selaku pengelola barang milik daerah paling lambat tanggal 28 Februari 2022 dengan melengkapi dokumen kepemilikan, BPKB dan STNK asli dan menyertakan surat pernyataan bahwa kendaraan tersebut tidak dimanfaatkan lagi," jelasnya.

Untuk itu, dirinya mengaku telah menyampaikan kepasa seluruh OPD untuk segera menyampaikan pernyataan itu, paling lambat tanggal 28 Februari mendatang.

Sementara itu, barang atau kendaraan dinas tersebut tidak lengkap dokumen kepemilikan, seperti BPKB dan STNK atau dokumen sudah hilang dan tidak ditemukan lagi, maka pengurus barang OPD melampirkan atau membuat surat kehilangan dari Kepolisian.

"Jika dokumen kendaraan tersebut hilang, maka pengurus barang OPD harus membuat surat kehilangan dari Kepolisian," katanya.

Selain itu, mengenai jadwal lelang tersebut, pemerintah kabupaten Sarolangun masih menunggu dan akan berkoordinasi dengan pihak KPKNI provinsi Jambi.

Baca juga: Pejabat Eselon IV di Sarolangun Ketar-ketir, Cek Endra Segera Lakukan Perampingan

Baca juga: Pemuda Aurgading Sarolangun Tak Bisa Mengelak Saat Digedah Polisi, Ditemukan Ini di Badannya

Baca juga: Penerima Bantuan PKH di Sarolangun Diperkirakan Meningkat Akibat Covid-19

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved