Sabtu, 25 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Tribun Wiki

Keberadaan Gajah Liar Masih Diperdebatkan Masyarakat di Tebo

Gajah liar masih menjadi perdebatan masyarakat di Kabupaten Tebo. Sebagian masyarakat menolak keberdaan gajah liar di Kabupaten Tebo

Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
istimewa
Evakuasi gajah berusia 4 tahun di Tanjabbar, Jambi. Dimana gajah yang meresahkan tersebut bakal dibawa ke Tebo untuk dilepasliarkan... 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Gajah liar masih menjadi perdebatan masyarakat di Kabupaten Tebo.

Sebagian masyarakat menolak keberdaan gajah liar di Kabupaten Tebo. Masyarakat masih beranggapan bahwa gajah adalah hama dan perusak tanaman warga.

Belum lama ini gajah liar menewaskan Sarmani Kadus IV Mendelang Desa Muara Sekalo Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo.

Pasalnya gajah tersebut mencoba merusak kebunnya.

Dengan sigap Kadus bersama tiga orang temannya mencoba mengusir gajah liar tersebut.

Naas Kadus tersebut menjadi amukan gajah. Sedangkan tiga orang temannya berhasil melarikan diri dan selamat.

Kejadian tersebut pada Jumat (31/1/2022) lalu.

Sarmani langsung dibawa ke Rumah Sakit Sultan Thaha Saifuddin Tebo.

Namun pada saat itu dokter bedah sedang tidak berada ditempat dikarenakan sedang sakit.

Sarmani langsung dirujuk ke Rumah Sakit Hanafie Muara Bungo.

Sempat dirawat selama tiga hari dan pada akhirnya Tuhan berkata lain Sarmani mengembuskan nafas terakhirnya pukul 06.40 WIB, Senin (3/1/2022).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Muara Sekalo Suherman.

Anggota Masyarakat Mitra Konsevasi (MMK) Roni Yadi berujar satwa jenis gajah masih dianggap masyarakat setempat sebagai hama.

Padahal, katanya, gajah sangat banyak manfaatnya untuk generasi kedepannya.

Ia mengatakan, dengan demikian anak-anak bisa mengenal satwa gajah, seperti kupingnya yang lebar, gading nya yang lancip dan melengkung, ukuran badan yang besar dan masih banyak lagi yang bisa untuk diperkenalkan ke anak-anak.

"Jadi bukan cuma cerita khayalan yang tidak tahu pasti seperti apa bentuk gajah, bahkan bentuk gajah anak-anak tidak tahu kalau tidak diselamatkan satwa tersebut," terang Roni Yadi.

Baca juga: Gajah Liar Masih Dianggap Hama oleh Masyarakat Setempat, MKK Tebo: Pengetahuan Masyarakat Minim

Baca juga: Enam Desa di Kabupaten Tebo Menjadi Lintasan Gajah Liar Bahkan Tempat Berkembang Biak

Baca juga: Korban Injakan Gajah di Tebo yang Meninggal Dunia, Begini Kondisinya di Rumah Sakit

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved