MotoGP 2022

Terungkap Alasan Valentino Rossi Pindah dari Yamaha ke Ducati pada 2010 Lalu

Setelah meraih kejayaan bersama Yamaha dari 2004-2010, Valentino Rossi memilih tantangan baru dengan hengkang ke Ducati.

Editor: Suci Rahayu PK
TWITTER.COM/SEPANGRACING
Valentino Rossi saat selebrasi sebelum pensiun menjadi pembalap MotoGP. The Doctor merayakannya pada MotoGP Valencia 2021 di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, Minggu (14/11/2021). Race tersebut merupakan balapan penutup Rossi sebelum pensiun. 

TRIBUNJAMBI.COM - Valentino Rossi, mengungkapkan alasan bergabung dengan Ducati setelah mendulang sukses di Yamaha.

Sebuah keputusan mengejutkan pernah dibuat oleh Valentino Rossi ketika berkarier di MotoGP.

Setelah meraih kejayaan bersama Yamaha dari 2004-2010, Valentino Rossi memilih tantangan baru dengan hengkang ke Ducati.

The Doctor bergabung dengan Ducati selama dua tahun dalam periode 2011-2012.

Pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi (depan), membalap di depan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, pada balapan GP Ceko di Sirkuit Brno, Minggu (17/8/2014).
Pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi (depan), membalap di depan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, pada balapan GP Ceko di Sirkuit Brno, Minggu (17/8/2014). (MOTOGP.COM)

Kedatangan Valentino Rossi ke pabrikan Italia itu untuk menggantikan posisi Casey Stoner yang pergi ke Honda.

Dikabarkan ada keretakan di dalam internal Yamaha sebelum Valentino Rossi kemudian memilih hengkang ke Ducati.

Tanda-tanda keretakan itu diawali dengan keputusan Yamaha mendatangkan Jorge Lorenzo pada 2008.

Kehadiran Jorge Lorenzo di Yamaha saat itu seolah menjadi ancaman nyata bagi Valentino Rossi.

Jorge Lorenzo ternyata cukup mudah dalam beradaptasi menunggangi kuda besi YZR-M1.

Baca juga: Jadwal Pertandingan FK Senica vs Zlate Moravce di Piala Tipsport Besok, Egy Maulana Siap Tampil?

Baca juga: AC Milan Incar Bek Muda Senilai 20 Juta Poundstreling Milik Tottenham Hotspur Siap Boyong di Januari

Apalagi sosok berjuluk X-Fuera itu kemudian bersaing dengan Rossi dalam berburu gelar MotoGP 2009.

Pada tahun 2009 kemudian muncul masalah internal antara pihak Valentino Rossi maupun pihak Jorge Lorenzo di Yamaha.

Lalu The Doctor mengaku sangat marah ketika mengetahui Yamaha berinisiatif untuk berfokus kepada kedua pembalapnya sekaligus.

"Kami mengalami momen-momen yang sangat sulit sejak Barcelona 2009," kata Valentino Rossi kepada Graham Besinger, dikutip dari Tuttomotoriweb.

"Pada saat itu, setelah kemenangan saya ada perpecahan internal di dalam tim antara dua departemen teknik dan juga di antara kami para pembalap."

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved