CIA Siapkan Pasukan Khusus Hadapi Rusia, Diam-diam Latih Tentara Ukraina

Di tengah ketegangan antara Ukraina dengan Rusia, CIA diam-diam telah menyiapkan kemampuan tempur pasukan Ukraina.

Sumber: Ukrainian Defense Ministry Press Service via AP
Ilustrasi. CIA ternyata telah memberikan latihan rahasia untuk pasukan Ukraina dan diyakini akan digunakan jika perang dengan Rusia terjadi. 

TRIBUNJAMBI.COM, WASHINGTON – Di tengah ketegangan antara Ukraina dengan Rusia di wilayah perbatasan, Badan Intelijen Amerika Serikat (AS), CIA diam-diam telah menyiapkan kemampuan tempur pasukan Ukraina.

Dikabarkan CIA telah memberikan pelatihan kepada pasukan Ukraina dan anggota intelijen negara tersebut.

Pelatihan rahasia itu terungkap setelah lima mantan anggota CIA serta pejabat keamanan nasional bicara tentang hal itu.

Menurut beberapa pejabat tersebut, program latihan rahasia tersebut telah dimulai sejak 2015, dan dilakukan di sebuah fasilitas yang tak disebutkan di sebelah selatan AS.

Dikutip dari Yahoo News, pelatihan rahasia oleh CIA itu diyakini akan memainkan peranan penting jika terjadi perang melawan Rusia.

Diketahui ketegangan antara AS-Ukraina dan Rusia tengah meningkat setelah adanya peningkatan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina.

Presiden Joe Biden dan Vladimir Putin juga telah bertemu di awal pekan ini untuk membahas masalah keamanan di Ukraina.

Tetapi pembicaraan tersebut gagal mencapai kesepakatan yang konkret.

Baca juga: Diambang Perang, Rusia Janji Bakal Hancurkan Ancaman AS dan NATO

Program latihan rahasia itu dijalankan oleh pasukan paramiliter yang bekerja untuk Cabang Darat CIA, yang saat ini secara resmi dikenal sebagai Departemen Darat.

Latihan rahasia ini didirikan oleh pemerintahan Barack Obama setelah invasi dan pencaplokan Krimea oleh Rusia pada 2014.

Setelah itu diperluas di bawah pemerintahan Donald Trump, dan ditambahkan lebih jauh pada masa Joe Biden.

Menurut mantan pejabat tersebut, pelatihan yang diberikan dalam latihan rahasia itu termasuk pelatihan senjata api, teknik kamuflase, navigasi darat, taktik seperti berlindung dan bergerak, intelijen dan area lainnya.

Namun, pejabat AS menyangkal bahwa program pelatihan oleh CIA itu berorientasi ofensif.

“Tujuan pelatihan yang diberikan adalah membantu pengumpulan informasi intelijen,” kata seorang pejabat senior CIA saat ini.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved