Breaking News:

8 Pondok di Muara Mensao Dibakar Warga, Diduga Jadi Tempat Nyabu, Kades: Masyarakat Resah

Delapan pondok di Desa Muaro Mensao, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun dibakar masyarakat, karena diduga jadi tempat nyabu.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
capture video warga
Video pembakaran tempat yang diduga sebagai tempat transaksi narkoba di Desa Muara Mensao Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Jum'at (14/1/2022). 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Delapan pondok di Desa Muaro Mensao, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun dibakar masyarakat. Tempat itu diduga kuat digunakan para penyalahgunaan narkoba sebagai basecamp.

Kades setempat Mashuri berkata, pembakaran pondok kayu yang berbeda di kawasan desa karena resahnya masyarakat desa.

Dia menyebutkan, sebelum melakukan tindakan pembakaran itu. Pihaknya melakukan rapat bersama masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama untuk menindaklanjuti keresahan warga.

Sebab diketahui, delapan pondok yang dibakar oleh warga sekitar menjadi tempat transaksi narkoba hingga tempat nyabu.

"Kita sepakat bersama masyarakat memberantas narkoba di desa kami dengan melakukan pembakaran pondok itu agar tidak terjadi lagi, ini juga demi massa depan anak cucu kami," ungkap kades saat dikonfirmasi, Jum'at (14/1/2022).

Dia menambahkan, tidak ada penolakan dari warga mengenai pembakaran tersebut, sebab para warga dan nenek mamak sepakat memberantas narkoba di desa mereka.

Baca juga: Warga Limun Sarolangun Bakar Pondok yang Diduga Jadi Tempat Nyabu

Sementara itu, dia menambahkan, pihak kepolisian sektor Limun juga melihat bekas pembakaran pondok tersebut, yang telah di bakar oleh warga.

"Iya sudah dicek oleh pihak berwajib Polsek Limun," ungkapnya.

Kades mengaku, ke depan pihaknya bersama masalah akan lebih tegas lagi dalam memberantas narkoba di desa Mensao agar masyarakat aman dari penyalahgunaan narkoba.(Tribun Jambi / Rifani Halim)

Baca juga: Sudah Dihamili Lalu Ditinggal Pergi, Perempuan Ini Laporkan Bripda IW ke Propam Polda Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved