Breaking News:

Berita Batanghari

Perkuat Produktivitas dari Petani: Apical Group, Kao dan Asian Agri Beberkan Keuntungan SMILE

Apical Group, Kao Corporation dan Asian Agri melaksanakan penandatangan MoU pertama dan dukungan sertifikasi keberlanjutan dengan 151 petani swadaya d

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Foto bersama perwakilan PT Apical Group, PT Kao Corporation, dan PT Asian Agri usai melaksanakan penandatangan MoU pertama dan dukungan sertifikasi keberlanjutan dengan 151 petani swadaya di wilayah Kecamatan Maro Sebo Ilir. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Apical Group, Kao Corporation dan Asian Agri melaksanakan penandatangan MoU pertama dan dukungan sertifikasi keberlanjutan dengan 151 petani swadaya di wilayah Kecamatan Maro Sebo Ilir.

Tiga perusahaan terkemuka di industri kelapa sawit tersebut membawa inisiatif keberlanjutan melalui program SMILE (SMallholder Inclusion for better Livelihood & Empowerment Program).

Adapun kesepakatan ini bertujuan untuk membantu petani swadaya dalam meningkatkan produktivitas, sertifikasi internasional, dan mendapatkan premi penjualan dari minyak sawit bersertifikat.

“Petani swadaya dapat keuntungan, jika nanti sudah bersertifikat RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) bakal memperoleh premi dari hasil penjualan minyak sawit,” kata Ramli Simamarta Regional Head Asian Agri wilayah Jambi pada Selasa (11/1/2022).

Selain itu, dikatakannya yang telah berjalan selama ini, adalah membangun kelembagaan diunit kelompok Putra Tunggal Bukit Sangkilan di Desa Bulian Jaya Maro Sebo Ilir.

“Penjualan tandan buah segar (TBS) itu langsung ke perusahaan tidak perlu lagi ada pihak ketiga. Harganya sudah sesuai dengan dipabrik. Dengan program ini, saya harapkan kesejahteraan petani bisa lebih meningkat,” katanya.

Ia menyatakan apabila sudah sertifikasi kelompok tani ini diuntungkan dengan peningkatan produktivitas tanaman, kemudian harga yang cukup bagus, dan pemberian premi penjualan.

Ia pun berterimakasih kepada Pemda Batanghari turut mendukung terus program yang ada dimasyarakat khususnya plasma dan petani swadaya.

"Kami ucapkan terimakasih kepada Bupati Batanghari atas dukungannya, karena ini sudah kali kedua dilaksankan,” ucapnya.

Baca juga: Memotivasi Percepatan Vaksin di Batanghari, Kapolda Jambi Berikan 400 Paket Sembako

Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief yang juga turut menyaksikan penandatanganan MoU ini menyampaikan nota kesepamahaman ini harus dipahami dengan baik sehingga nanti timbul kerjasama yang baik.

“Dalam nota kesepamahaman ini pasti ada yang saling menguntungkan. Tadi sudah disampaiakn bahwa Kao Corporation, Apical Group dan Asian Agri punya niat untuk pasokan dan bahan baku kelapa sawit ini berlanjut dan berkisinambungan,” kata Bupati.

Melalui program SMILE terhadap 151 petani swadaya di Kecamatan Maro Sebo Ilir, Fadhil Arief mengharapkan juga memiliki niat yang sama, yakni berlanjut atau berkisinambungan.

“Petani hidupnya harus sejahtera, kebunnya harus menghasilkan buah yang baik sehingga optimal hasilnya. Kemudian, barang yang dijual harus mempunyai standar yang telah ditetapkan maka saat ini hadirlah SMILE,” ucapnya.

Pemkab Batanghari kata Bupati akan mendorong ini habis-habisan, karena diketahui 64 persen penduduk di Batanghari sumber penghasilannya adalah petani. Hampir semuanya petani kebun dan kebunnya sawit mayoritas kelapa sawit.

“Jadi pondasi ekonomi masyarakat Batanghari ini dari petani kelapa sawit,” pungkasnya.

Baca juga: Tiga Perusahaan Besar Jalin Kerjasama dengan Petani Sawit di Batanghari

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved