Berita Sungai Penuh

Pemkot Sungai Penuh Nunggak JKN-KIS Sampai Rp 1 Miliar

Tidak hanya jumlah peserta JKN-KIS Kota Sungaipenuh dikurangi pada tahun 2022 ini. Ternyata Pemkot Sungaipenuh juga masih nunggak kepada BPJS.

Penulis: Herupitra | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Pemkot Sungai Penuh Nunggak JKN-KIS Sampai Rp 1 Miliar
Tribunnews.com/Eko Sutriyanto
Contoh kartu JKN yang dikeluarkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Tiap warga didorong untuk memiliki kartu ini sebagai bentuk keikutsertaan dalam program JKN.

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Tidak hanya jumlah peserta JKN-KIS Kota Sungaipenuh dikurangi pada tahun 2022 ini. Ternyata Pemkot Sungaipenuh juga masih nunggak kepada BPJS.

Kepala Cabang Kantor BPJS Kota Sungaipenuh, Yossi Susvita dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, hingga saat ini masih ada sekitar Rp 1,095 miliar tunggakan iuran peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang belum dibayar oleh Pemerintah Kota Sungaipenuh kepada pihak BPJS.

"Ya, tunggakan itu untuk tahun 2021 kemaren, dan belum dibayar," ungkapnya.

Dia menyebutkan, untuk total iuran peserta JKN-KIS Kota Sungaipenuh untuk satu tahun 2021 mencapai Rp 17 miliar namun yang sudah dibayar baru Rp16 Miliar.

"Masih ada sekitar Rp 1,095 miliar lagi utang Pemerintah Kota Sungaipenuh kepada BPJS," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut dia, pihak BPJS Kota Sungaipenuh telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Sungaipenuh, untuk membuat berita acara terkait penyelesaian masalah tunggakan iuran yang belum dibayar tersebut.

Ditambahkannya, pada tahun 2022 ini terjadi pengurangan jumlah peserta JKN-KIS yang ditanggung oleh Pemerintah Kota Sungaipenuh, dari 37.763 peserta menjadi 12.560 peserta, atau terjadi pengurangan 25.203 dengan alokasi anggaran yang disediakan hanya Rp 6,6 miliar.

"Menurut pemkot, pengurangan ini di sebabkan kondisi kemampuan keuangan daerah," terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes, Azwarman, saat dikonfirmasi menyarankan untuk menanyakan ke Bidang Pelayanan Kesehatan.

"Untuk masalah JKN silahkan pak bisa menanyakan ke bidang terkait di bidang pelayanan kesehatan," singkatnya.

Baca juga: Warga Kumun Debai Sungai Penuh Tuntut Komitmen Wali Kota Soal TPA RKE

Baca juga: Disayangkan, Ada 479 Hektare Sawah di Kota Sungai Penuh Tak Bisa Digarap

Baca juga: Menang Tipis Kontra Sungai Penuh, Pelatih Muarojambi Akan Evaluasi Pemain Jelang Laga Lawan Tebo

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved