Berita Sungai Penuh

Akses ke TPA RKE Sungai Penuh Diblokir, Warga Sebut Tak Punya Izin dan Amdal

Akses menuju TPA di Renah Kayu Embun (RKE) Sungai Penuh diblokir warga agar armada sampah tak membuang ke lokasi tersebut lagi.

Penulis: Herupitra | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Heru
Akses menuju TPA di Renah Kayu Embun (RKE) Sungai Penuh diblokir warga agar armada sampah tak membuang ke lokasi tersebut lagi. 

TRIBUNJAMBI.COM,SUNGAIPENUH - Tokoh masyarakat bersama warga Kecamatan Kumun Debai, Sungai Penuh turun menggelar aksi, Senin (10/1/2022).

Mereka memblokir akses menuju TPA di Renah Kayu Embun (RKE) agar armada sampah tidak masuk membuang sampah di lokasi tersebut.

Informasi yang dihimpun, pemblokiran dilakukan sejak pukul 08.00 Wib pagi, dan akan berlanjut hingga Selasa (11/1/2021) besok.

Di jalan menuju TPA, juga dipajang spanduk penolakan pembuangan sampah di RKE.
Selain itu, juga dipancang dua tiang untuk menghambat akses jalan.

Selain itu, di badan jalan juga dihidupkan api dengan bongkahan kayu bakar, serta didirikan tenda seadanya tempat berteduh.
Sejak jalan diblokir, tidak ada armada sampah yang ke lokasi.

"Tidak ada mobil sampah masuk dari pagi tadi, kalau ada kita larang," ungkap warga yang saat itu tengah berjaga-jaga.

Sementara itu, di salah satu pondok ladang warga dilakukan pertemuan.

Walikota mengutus Kadis LH, Kepala Kesbangpol dan Camat Kumun Debai, untuk bertemu dengan tokoh masyarakat terdiri dari Ferry Siswadhi dan sejumlah tokoh dan warga lainnya.

Dalam pertemuan itu, juga hadir pihak Polres Kerinci dan dari Kodim 0417 Kerinci.

Kadis LH, Khairul, dalam pertemuan menyampaikan permintaan agar akses ke lokasi pembuangan sampah dibuka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved