Breaking News:

Sempat Berputar-putar Tanpa Kendali, Asis Ditemukan Tak Sadarkan Diri dengan Kondisi Luka

Ketinting yang dikendarai Asis bin Ahmad (55), warga RT 03 Dusun Indah II Desa Sungai Tawar melaju bebas hingga menabrak pohon.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
(Shutterstock)
Ilustrasi-Pengemudi kentinting di Tanjabtim meninggal. 

Laporan wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Ketinting yang dikendarai Asis bin Ahmad (55), warga RT 03 Dusun Indah II Desa Sungai Tawar melaju bebas hingga menabrak pohon. Diketahui pengendara ketinting tak sadarkan diri, Minggu (9/1/2022). 

Kecelakaan air terjadi di Perairan Desa Sungai Tawar, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjabtim, sekitar pukul 10.00 WIB, saat itu desa setempat tengah menggelar perlombaan balap ketinting

Terkait kejadian tersebut, Pemerintah Desa Sungai Tawar memastikan jika korban bukan merupakan satu dari peserta balapan. 

"Korban atas nama Asis bin Ahmad tidak terdaftar sebagai peserta lomba balap ketinting," kata Pjs. Kapolsek Mendahara, IPDA Muis Dermawan melalui Kanit Reskrim, M. Taufik.

Lanjutnya, kejadian bermula saat lomba balap ketinting tengah berlangsung, ada satu unit ketinting datang dari arah utara dan tiba-tiba kondisi ketinting sedang berputar dalam kecepatan tinggi. Kemudian masyarakat mendatangi lokasi dan ternyata ada satu orang yang ada di ketinting tersebut dalam keadaan tidak bergerak.

"Saat itu diketahui bahwa yang berada di atas ketinting itu bernama Asis," katanya.

Baca juga: Atasi Persoalan Jalan Geragai Menuju Mendahara, Pemda Tanjabtim Manfaatkan Perusahaan

Setelah beberapa saat ketinting tersebut berputar, akhirnya ketinting itu berhenti ke arah selatan karena menabrak pohon Nipah yang ada di pinggir sungai. Kemudian masyarakat langsung bergerak untuk mengevakuasi korban yang sedang tidak sadarkan diri (pingsan).

"Korban langsung dibawa ke Pustu Desa Sungai Tawar untuk mendapatkan pertolongan medis. Berselang waktu sekitar 30 menit, korban siuman," terangnya.

Karena korban sudah sadarkan diri, korban disarankan untuk oleh dokter untuk di rujuk ke Puskesmas Mendahara, namun korban menolak.

Baca juga: Kabel Menyentuh Aspal di Jalan Selamet Riyadi Broni Jambi, Satu Pengendara Motor Jadi Korban

Namun kondisi kesadaran korban menurun, selanjutnya pada pukul 13.50 WIB korban dinyatakan oleh medis telah meninggal dunia.

"Pihak tenaga kesehatan di Pustu sudah menyampaikan kepada korban dan keluarganya bahwa korban harus dirujuk, tapi korban tidak mau," ungkapnya.

"Pasca kejadian sampai saat ini dilaporkan kondisi aman dan kondusif," tandasnya. (usn)

Baca juga: Diduga Kecewa, Kader PPP Tanjabbar Ramai-ramai Pindah ke Hanura

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved