Breaking News:

Berita Merangin

Kades Terlibat Penggelapan, Desa Koto Renah Vakum

Berita Merangin-Permasalahan Desa Koto Renah yang melibatkan Kepala Desa, atas dugaan penggelapan dana desa membuat roda pemerintahan..

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/darwin sijabat
Kepala Dinas PMD Merangin, Andrie Fransusman 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Permasalahan Desa Koto Renah yang melibatkan Kepala Desa, Doni Espa atas dugaan penggelapan dana desa membuat roda pemerintahan tidak berjalan dengan baik.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Merangin, Andrie Fransusman mengatakan terjadi kevakuman di Desa Koto Renah akibat permasalahan yang bergulir.

"Memang terjadi kevakuman, karena kita bisa melihat dari penyaluran dana desa yang tidak tersalurkan," katanya.

Disebutkannya, penyaluran dana desa di Desa Koto Renah saat ini baik tahap kedua dan ketiga tidak tersalurkan.

Kemudian, dana BLT sampai bulan Desember 2021 lalu yang sudah ditarik tidak diterimanya laporan terkait penyalurannya.

"Laporan yang kami terima baru satu bulan baru disalurkan. Sampai 31 Desember 2021 kemarin apakah sudah disalurkan 100 persen atau belum kita belum mendapat laporan," katanya.

Sementara BLT DD per tiga bulan tidak bisa disalurkan. Sebab pihaknya melihat roda pemerintahan yang terganggu, sehingga dipastikan tidak bisa dicairkan.

Namun Andrie menjelaskan dana tersebut aman dan tersimpan dalam rekening khas desa.

Untuk menyikapi permasalahan tersebut, pemerintah daerah dikatakan Andrie sudah berupaya mengamankan dana tersebut ke rekening desa yang diperuntukkan menggaji staf dan lainnya. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Baca juga: Ditemukan Pelanggaran, Ini Perkembangan Kasus Dugaan Penggelapan di Desa Koto Renah

Baca juga: Tim Terpadu Bentukan Pemkab Merangin Mulai Bekerja Panggil Kades Koto Renah dan Ketua BPD

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved