Breaking News:

Berita Sungai Penuh

Tokoh Masyarakat Kemun Debai Minta Aktivitas TPA di RKE Sungai Penuh Dihentikan

Berita Sungai Penuh-Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di kawasan Renah Kayu Embun (RKE), Kecamatan Kumun Debai, Sungai Penuh

Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
Tokoh Masyarakat Kemun Debai Minta Aktivitas TPA di RKE Sungai Penuh Dihentikan
HERUPITRA/TRIBUNJAMBI.COM
Tokoh Masyarakat Kemun Debai Minta Aktivitas TPA di RKE Dihentikan

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di kawasan Renah Kayu Embun (RKE), Kecamatan Kumun Debai, Sungai Penuh menuai persoalan.

Sejumlah tokoh masyarakat Kumun Debai minta aktifitas Pembuangan Sampah di TPA tersebut dihentikan.

Bahkan, enam tokoh masyarakat Kumun Debai mendatangi gedung DPRD Sungai Penuh. Mereka menyerahkan surat pemberitahuan untuk dihentikannya aktifitas pembuangan sampah tersebut.

Kedatangan tokoh masyarakat (tomas) Kumun Debai tersebut dikomandoi oleh Ferry Siswadhi dan 5 orang lainnya. Mereka langsung menemui Ketua DPRD Sungai Penuh, Fajran, Selasa (4/1/22) sekira pukul 15.00 WIB.

Dalam pertemuan tersebut, Ferry Siswadhi langsung menyerahkan surat hasil musyawarah para tokoh masyarakat Kumun Debai kepada Ketua DPRD Sungai Penuh.

Ketua DPRD Sungai Penuh, H Fajran MSi, dimintai tanggapannya, membenarkan telah menerima surat dari tokoh masyarakat Kumun Debai. Terhadap surat tersebut, dirinya langsung menghubungi Pemkot melalui Sekda.

"Langsung kita hubungi Sekda, agar disampaikan kepada Walikota. Surat rersebut bukan permohonan, ini pemberitahuan untuk menghentikan kegiatan pembuangan sampah di RKE," ungkapnya.

Dikatakannya, tindak lanjut dari dewan untuk saat ini memberitahukan kepada Pemkot untuk ditindak lanjuti. Selain itu, juga telah disampaikan kepada pimpinan dan komisi di DPRD Sungai Penuh

"Kalau DPRD sudah memberitahu Pemkot, berarti dewan sudah tahu masalah ini, dan artinya sama dengan meminta pemkot segera menyikapi dan kepada sekda sudah kita sampaikan tolong sikapi dengan cepat," katanya.

Ditambahkannya, dalam pertemuan dengan tomas Kumun Debai tersebut, dirinya juga meminta agar tidak dihentikan dulu, dan menyarankan agar diberi waktu untuk melakukan kajian mencari solusi

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved