Kamis, 28 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Selebritis

Sukses Jadi Penyanyi Termuda Jebolan Indonesian Idol, Lyodra Ginting Ternyata Sering Dibully Saat SD

Nama Lyodra Ginting dikenal sebagai seorang penyanyi jebolan Indoensian Idol yang termuda yakni pada usia 16 tahun.

Tayang:
Penulis: Rohmayana | Editor: Tommy Kurniawan
Capture Youtube Lyodra Official
Lyodra Ginting 

TRIBUNJAMBI.COM - Nama Lyodra Ginting dikenal sebagai seorang penyanyi jebolan Indoensian Idol yang termuda yakni pada usia 16 tahun.

Album pertamanya yang berjudul Pesan terakhir sempat Trending di YouTube bahkan banyak dinyanyikan oleh masyarakat Indonesia.

Nama Lyodra Ginting ternyata memiliki nama asli Lyodra Margareta Ginting.

Wanita kelahiran 21 Juni 2003 ini kini sudah menjadi seorang penyanyi dan aktris asal Medan, Sumatera Utara.

Sebelum menjadi pemenang di Indonesian Idol Lyodra Ginting merupakan pemenang kategori A3 (usia 13–15 tahun) pada kompetisi menyanyi solo internasional khusus anak-anak Sanremo Junior 2017 di Kota Sanremo, Italia.

Lyodra Ginting juga menjadi juara Indonesian Idol musim kesepuluh.

Baca juga: Sinopsis Sinetron Love Story The Series Rabu, 5 Januari 2022 : Kejahatan Arman Mulai Terbongkar

Baca juga: Perseteruan Doddy Sudrajat Vs Faisal Soal Hak Asuh Gala Sky Makin Panas, Begini Solusi Dari Kak Seto

Baca juga: Rizky Billar Ungkap Kondisi Lesti Kejora Melalui Momen di Cappadocia : Udah Bisa Koprol Kok

Lyodra Ginting mengalahkan Tiara Andini di babak puncak.

Dalam kedua kompetisi tersebut, Lyodra mempraktikkan penggunaan whistle register, yakni jangkauan tertinggi suara manusia, lebih tinggi dari Falsetto.

Perjalanan Karir Lyodra Ginting

Dilansir dari Wikipedia bakat bernyanyi Lyodra mulai terlihat sejak ia berusia 2 tahun.

Ketika menginjak usia 4 tahun, ia sudah berpartisipasi dalam lomba-lomba menyanyi berskala lokal di Kota Medan.

Menurut ayahnya, Lyodra mampu menyanyikan lagu "Ibu Kita Kartini" dengan teknik vibrato yang lebih baik daripada teman-teman sebayanya, bahkan melebihi mereka yang sudah pernah mengikuti les vokal sebelumnya.

Pada usia 10 tahun, Lyodra berlatih olah vokal dengan Derta Purba yang juga guru vokal dari penyanyi solo seriosa Putri Ayu Silaen.

Ia juga berlatih memainkan organ sembari melayani sebagai pemazmur dalam misa di Gereja Katolik Santo Fransiskus Assisi, Medan.

Kemampuan Lyodra bernyanyi dengan jangkauan whistle register didapatinya secara autodidak.

Saat masih berstatus pelajar kelas tujuh SMP, Lyodra pernah melakukan vokalisasi dengan cara menyanyikan nada-nada tinggi hingga setinggi mungkin di rumah orang tuanya.

Di kemudian hari, ia mencoba cara yang sama menggunakan lagu "O Holy Night" yang dipopulerkan oleh Mariah Carey.

Di dalam lagu tersebut terdapat bagian yang mengharuskan penyanyi menyentuh nada tinggi yang notabene sulit dilakukan oleh orang biasa. Namun, Lyodra mampu menyanyikan nada tersebut dengan tepat.

Belakangan, ia baru mengetahui bahwa jangkauan suara yang ia miliki disebut whistle register.

Ia mengaku pernah mengalami kerusakan pita suara pada tahun 2016, akibat bernyanyi menggunakan whistle register secara berlebihan.

Selain bernyanyi, Lyodra juga mendalami seni peran.

Dia adalah anggota ekstrakurikuler teater semasa mengenyam pendidikan di SMP St. Ignasius, Medan.

Di St. Ignasius pula, ia mengambil kegiatan ekstrakurikuler piano.

Sempat Dibully Saat Masih SD

Ketika duduk di bangku SD, Lyodra beberapa kali menjadi korban perundungan secara verbal, fisik, dan siber, yang dilakukan teman-teman sekolahnya.

Dilansir dari akun YouTube VRL Bramasta, Lyodra Ginting mengakui bahwa dirinya sudah memang ada bakat untuk menjadi penyanyi sejak kecil.

Bahkan dari kelas 4 SD Lyodra sudah latihan vocal.

Selain sudah pantai bernyanyi, Lyodra Ginting juga anak yang berprestasi di sekolahnya.

Sehingga membuat Lyodra Ginting sering Dibully oleh teman-temannya.

“Katanya kamu itu suka Dibully sama temen-temen kamu, bener nggk,” tanya Verrell Bramasta.

“Aku nggk tau ya, ini termasuk bully atau enggak. Mungkin mereka sirik kali ya,” kata Lyodra Ginting.

“Gara-gara?,” tanya Verrell Bramasta.

“Gara-gara aku dari SD anak kebanggaan guru. Apa-apa disuruh guru Lyodra, kalau disuruh nyanyi juga Lyodra,” jawab Lyodra Ginting.

“Jadi kamu dicap anak kebanggan guru lah ya,” tanya Verrell Bramasta.

“Iya jadi mungkin mereka iri. Mereka itu kayak main-main, tapi mainnya itu Jambak-jambakan,” kata Lyodra Ginting.

“Ohh udah main fisik, ya itu udah bully lah,” kata Verrell Bramasta.

“Ohh Kalau kayak gitu udah termasuk Bully ya, ya biar warganet aja yang menilai itu bully atau nggk,” jawab Lyodra Ginting.

Verrell Bramasta lalu menanyakan lagi benarkah bahwa Lyodra Ginting dijambak-Jambak.

“Tapi kamu ngejambak balik nggk, atau Diem aja,” tanya Verrell Bramasta.

“Aku Diem aja,” jawab Lyodra Ginting.

“Pernah nggk sih Lo bilang kalau Lo nggk suka di Jambak?,” tanya Verrell Bramasta.

“Pernah pas udah puncak marah banget. Jadi sekelas aku dimusuhin karena ada 1 cewek yang jadi kompor banget waktu itu, jangan deketin Lyodra. Jadi aku waktu itu nggk ditemenin satu kelas pas SD,” kata Lyodra.

“Ada nggk yang mau kamu sampein dengan perempuan itu,” tanya Verrell Bramasta.

“Hay semoga kamu tumbuh menjadi gadis yang baik. Jangan membuly orang lain juga,” kata Lyodra.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved