Breaking News:

Berita Bungo

Jalan Hancur, Warga Lebuh Dusun Telentam Kabupaten Bungo Mengeluh Kampungnya Tertinggal

Berita Bungo-Warga kampung Lebuh, Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal, Bungo mengeluhkan kondisi jalan menuju dusun mereka

Penulis: Sopianto | Editor: Nani Rachmaini
SOPIAN/TRIBUNJAMBI.COM
Kondisi terkini jalan kampung lebuh dusun telentam Kecamatan Tanah Sepenggal Kabupaten Muara Bungo. Rabu (5/1/2022) 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Warga kampung Lebuh, Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal, Bungo mengeluhkan kondisi jalan menuju dusun mereka yang hancur.

Mereka merasa selama ini selalu tertinggal dalam hal pembangunan, bahkan dibanding dengan kampung-kampung lain di dusun Telentam.

Menurut Kepala Kampung Lebuh, Usman kondisi jalan hancur di beberapa titik itu telah terjadi sejak beberpa tahun terakhir.

Bahkan tahun 2019 lalu sudah pernah diukur untuk dilakukan pengaspalan. Hanya saja sampai kini belum terealisasi.

"Rencana dibangun sudah ado. Tahun 2019 orang PU bersamo anggota dewan perwakilan kami sudah turun untuk mengukur jalan. Katonyo mau diaspal. Warga sudah senang nian. Tapi sampai kini belum terealisasi," ungkap Usman (04/01/2022).

"Tolonglah pak perhatikan jalan kami ini pak. Kampung kami ini selalu tertinggal dalam hal pembangunan apopun. Selalu yang terakhir dapat pembangunan. Inilah yang warga kami rasokan bertahun-tahun," lanjut dia

Lebih lanjut dikatakan Usman, ada empat titik kondisi jalan yang rusak parah. Bahkan di dua titik hampir tidak lagi bisa dilalui kendaraan roda empat.

"Paling kasian tu kadang anak-anak pergi sekolah, tau-taunyo balik ke rumah nangis, kerno dijalan terjatuh ke jalan berlumpur. Di kampung ini dak ado sekolah. Jadi harus keluar dari kampung dengan jalan sepanjang 2,7 Km," terang Usman

Dengan musim penghujan seperti sekarang, ia sangat berharap adanya upaya pemerintah maupun para dermawan untuk memperbaiki jalan tersebut.

"Karno kasian samo anak-anak yang sekolah pak. Kami sebagai orang tuo untuk pergi kerjo pun kesulitan kalau jalannyo hancur dan berlubang seperti kini," ungkapnya.

Di Kampung Lebuh sendiri terdapat lebih dari 90 Kepala Keluarga dengan jumlah jiwa sekitar 250 orang.
Tribumjambi.com/Sopianto

Baca juga: Kisah Bayi Lahir Saat Banjir di Bungo, Rumahnya Terendam Air Semeter Dijemput Basarnas Sejauh 30 Km

Baca juga: Sebanyak 6 Ribu Paket Makan Diserahkan Kepada Korban Banjir di Muara Bungo, Mahasiswa Dilibatkan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved