Breaking News:

HUT Provinsi Jambi ke 65

HUT Provinsi Jambi ke 65, Ini Permasalahan yang Harus Diselesaikan Pemprov Menurut Wabup Tanjabbar

Berita Tanjabbar-Mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjabbar, Wakil Bupati, Hairan mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Nani Rachmaini
DANANG/TRIBUNJAMBI.COM
Wabup Tanjabbar Hairan 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjabbar, Wakil Bupati, Hairan mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Jambi ke 65 yang diperingati setiap 6 Januari.

"Kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjabbar mengucapkan Dirgahayu ke 65 Provinsi Jambi, mari kita mantapkan ekonomi masyarakat menuju Jambi Mantap 2021-2024," ucapnya, Rabu (5/1/2022).

Dalam usia yang ke 65 tahun ini Hairan berharap di tengah pandemi ini Provinsi Jambi dapat menata kembali ekonomi yang lebih baik dan menekan inflasi supaya perekonomian bisa stabil dengan tujuan Jambi mantap.

Tentunya di hari Ulang Tahun Jambi ini masih ada persoalan yang harus diselesaikan oleh Gubernur Jambi untuk mensejahterakan masyarakat.

Hairan menilai ada beberapa persoalan di daerah yang memerlukan peran dari Provinsi Jambi, salah satunya konflik agraria yang terjadi di beberapa daerah di Provinsi Jambi, salah satunya di Tanjabbar.

"Hari ini konflik lahan perusahaan dan masyarakat yang terjadi di kabupaten Tanjabbar yang sudah bertahun-tahun terjadi. Kita berharap pemerintah Provinsi Jambi lebih fokus terkait penyelesaian masalah konflik antar petani dan perusahaan yang ada di Provinsi Jambi khususnya membantu penyelesaian konflik di Tanjabbar ini," jelasnya.

Selain itu juga persoalan lainnya yang cukup menjadi perhatian adalah angka stunting, namun Hairan mengatakan berkat upaya keseriusan pemerintah kabupaten Tanjabbar angka stunting di Tanjabbar cukup rendah.

"Kita pemerintah daerah sudah berusaha terkait permasalahan yang ada Tanjabbar, bahwa hari ini juga kami tadinya adalah stunting tertinggi, perlahan kita sudah mulai turun dengan angka-angka stunting yang tidak lagi tertinggi di Provinsi Jambi," ujarnya.

Hal terlihat jelas adalah kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi, atau tingkat kemiskinan di beberapa wilayah.

"Kemudian juga permasalahan indikator kemiskinan, kita butuh bantuan dari Pemerintah Provinsi untuk penyelesaiannya seperti titik fokus kita di kampung nelayan," ujarnya.

"Karena memang di Provinsi Jambi ini dua wilayah Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim itu memiliki kondisi geografis yang sama, maka indikator kemiskinan yang banyak itu ya di Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim dan indikator ini harus mampu diselesaikan oleh Provinsi Jambi," pungkasnya. (*)

Baca juga: HUT Provinsi Jambi ke-65, Cek Endra Sebut Jambi Dapat Menumbuhkan Ekonomi Di Tengah Covid-19

Baca juga: Sebentar Lagi HUT Provinsi Jambi ke-65, Ini Rangkaiannya

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved