Breaking News:

Vaksinasi di Jambi

Dinkes Provinsi Jambi Pastikan Vaksin yang Mendekati Masa Kadaluarsa Sudah Habis

Berita Jambi-Pemerintah Provinsi Jambi telah memastikan tidak ada lagi vaksin yang mendekati expired date (DT).

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Nani Rachmaini
MONANG/TRIBUNJAMBI.COM
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Eva Susanti. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi telah memastikan tidak ada lagi vaksin yang mendekati expired date (DT).

Hal ini diungkapkan oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Eva Susanti.

Sebelumnya pada data 29 Desember 2021 lalu masih ada vaksin yang mendekati ED di Provinsi Jambi.

Yakni Astrazeneca sebanyak 620 vial pada 31 Desember 2021 dan Moderna sebanyak 189 vial pada 12 Februari.

Namun Eva memastikan vasin keduanya itu sudah habis dan tidak lagi vaksin yang mendekati masa ED.

"Memang benar terakhir ada data vaksin Astrazeneca yang mendekati masa ED sebanyak 620 vial. Namun jumlah terdapat kesalahan data pada data Smile (Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik) dan ternyata vaksin Astrazeneca tidak sebanyak itu jumlahnya yang mendekati ED," ungkapnya, Rabu (5/1/2022).

"Jadi kita seolah-olah tercatat masih ada vaksin 620 yang sudah mendekati ED dan ternyata terakhir ada 90 vial atau 900 dosis untuk Astrazeneca," jelasnya.

Ia mengatakan untuk 90 vial sisa tersebut sudah diselesaikan pihaknya di Kota Jambi dan Kabupaten Merangin.

"Kita lakukan vaksinasi massal seminggu sebelum masa ED itu. Kita melakukan vaksinasi di Kota Jambi pada rumah sakit Bayangkara dan Bratanata. Sementara di Kabupaten Merangin di seluruh puskesmas di sana," paparnya.

Untuk penyuntikannya pun pihaknya memprioritaskan untuk masyarakat vaksinasi dosis pertama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved