Breaking News:

Berita Sungai Penuh

25 Ribu Peserta JKN-KIS Kota Sungai Penuh Dinonaktifkan

Berita Sungai Penuh-Masyarakat Kota Sungaipenuh yang semula terdata sebagai penerima manfaat JKN-KIS, tampaknya bersiap elus dada.

Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
Ilustrasi. Hazananesiah salah satu peserta JKN-KIS yang sudah mendapat manfaat dari program ini. 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH - Masyarakat Kota Sungai Penuh yang semula terdata sebagai penerima manfaat JKN-KIS, tampaknya bersiap elus dada.

Sebagian dari mereka jika ingin berobat yang semula gratis, namun saat ini terpaksa harus membayar.

Pasalnya, pada 2022 ini sebanyak 25 ribu warga peserta JKN-KIS dinonaktifkan atau tidak bisa lagi mendapat layanan berobat gratis melalui JKN-KIS.

Adanya pengurangan jumlah peserta tersebut, lantaran Pemerintah Kota Sungai Penuh, di bawah kepemimpinan Ahmadi-Antos, tidak siap mengcover semua peserta JKN-KIS sebelum ini yang jumlahnya mencapai 37 ribu jiwa.

Kepastian adanya pengurangan jumlah peserta JKN-KIS, diakui langsung oleh Kepala Cabang BPJS Kota Sungai Penuh,Yosi. Menurutnya, penurunan jumlah peserta terjadi mulai awal tahun 2022.

"Ya, jumlah yang dinonaktifkan sebanyak 25.203 jiwa," kata Kepala BPJS Kota Sungai Penuh, Yosi, Senin (3/1/2022).

Dikatakannya, pada tahun 2021 kemarin, terdapat 37.763 jiwa yang terdaftar dalam program JKN-KIS untuk Kota Sungai Penuh.

Namun karena ada pengurangan 25.203 peserta, maka terhitung Januari 2022 jumlah peserta tersisa menjadi 12.560 peserta.

"Karena daerah (Kota Sungai Penuh) saat ini hanya mampu menanggung 12.560 jiwa," ungkapnya.

Dikatakannya, untuk peserta yang tersisa sebanyak 12.560 jiwa tersebut, merupakan peserta yang terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan usia lanjut 60 tahun ke atas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved