Breaking News:

Ini Jalur Rawan di Tanjab Timur, Kerap Terjadi Lakalantas

Memasuki musim libur Natal 2021 dan tahun baru 2022, Satlantas Polres Tanjung Jabung Timur mengimbau masyarakat untuk mewaspadai wilayah rawan laka. 

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Abdullah Usman
Petugas Pospam yang berada di Kecamatan Geragai, beberapa ruas si jalan ini termasuk rawan lakalantas. 

Laporan wartawan tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Memasuki musim libur Natal 2021 dan tahun baru 2022, Satlantas Polres Tanjung Jabung Timur mengimbau masyarakat untuk mewaspadai wilayah rawan laka. 

Kasat Lantas Polres Tanjab Timur Iptu Rio R Siregar mengatakan, ada beberapa titik di ruas jalan lintas Jambi-Muara Sabak yang dianggap rawan terjadi kecelakaan, terutama di malam hari.

Hal itu dikarenakan di beberapa titik jalan lintas tersebut minim penerangan dengan kondisi jalan mulus dan terdapat beberapa tikungan. 

Dikhawatirkan ada beberapa pengendara belum memahami betul dengan kondisi jalan tersebut dan jika kurang berhati-hati ditakutkan akan menimbulkan musibah yang tidak diinginkan.

"Salah satu jalur rawan yaitu pintu masuk ke Tanjab Timur melalui Desa Rantau Karya, Kecamatan Geragai itu menjadi salah satu titik rawan terjadinya laka lantas," ujarnya, Selasa (28/12/2021). 

"Sebab di beberapa ruas jalan lintas di situ masih minim penerangan, dengan kondisi jalan yang bagus dan sering beberapa pengendara memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi," sambungnya.

Baca juga: Harga Bahan Pokok di Kota Jambi Naik Jelang Akhir Tahun

Baca juga: Selisih Data Vaksinasi Covid-19 Dinkes Sarolangun dan Kemenkes Dipicu Sinyal Internet di Pelosok

Baca juga: Pastikan Stok Bahan Pangan di Akhir Tahun, Wawako Jambi Sidak ke Pasar-pasar

Untuk itu pihaknya menghimbau kepada pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara dan harus fokus. 

Selain itu untuk masyarakat yang tinggal di sekitar jalan lintas juga harus waspada saat akan memasuki jalan lintas itu, karena jika kurang berhati-hati dapat menimbulkan bahaya. 

Rio juga menuturkan, pihaknya juga sudah sering menyampaikan himbauan  secara lisan terhadap pemilik rumah makan atau warung-warung yang berada di jalan lintas di wilayah Geragai untuk menyediakan lokasi parkir yang tidak memakan badan jalan atau memberikan rambu-rambu di jalan tersebut jika ada konsumen mereka yang memarkirkan kendaraan, apalagi dalam waktu yang cukup lama.

"Dalam beberapa kasus Lakalantas di jalan lintas pintu masuk Tanjab Timur yang ada di Kecamatan Geragai itu, penyebabnya karena adanya kendaraan yang terparkir memasuki badan jalan dan tanpa ada rambu-rambu peringatan yang terpasang," pungkasnya. (usn) 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved