Breaking News:

Berita Jambi

Ekonomi Hijau Upaya Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Berita Jambi-Tidak hanya untuk mendorong ekonomi dan kesenjangan sosial, di saat yang bersamaan juga mengurangi risiko lingkungan

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Nani Rachmaini

TRIBUNJAMBI.COK, JAMBI - Dalam webinar yang mengusung tema 'Tantangan Milenial Merebut Peluang Akses Pembiayaan Dalam Ekosistem UMKM dan Ekonomi Hijau' Wimboh Santoso selaku Ketua Dewan Komisioner OJK menyampaikan ekonomi hijau merupakan sebuah upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesenjangan di masyarakat.

Tidak hanya untuk mendorong ekonomi dan kesenjangan sosial, di saat yang bersamaan juga mengurangi risiko lingkungan dan memastikan bahwa sumber daya alam tetap terjaga.

Ia menambahkan, "dalam pengembangan ekonomi hijau dan penanganan perubahan iklim, Indonesia menjadi negara yang sangat penting mengingat Indonesia kaya akan sumber daya mineral dan potensi keanekaragaman hayati, termasuk di dalamnya pertanian, perikanan, dan kehutanan. Terkait hal ini, Bapak Presiden telah menekankan peluang Indonesia di bidang ini," jelas Wimboh Santoso.

Untuk itu, komitmen Indonesia akan menjadi perhatian dunia terutama terkait:

a. Target pengurangan emisi gas rumah kaca, sebesar 29 persen dengan usaha sendiri dan 41 persen dengan dukungan internasional pada 2030 sesuai Perjanjian Paris.

b. Pencapaian net zero emision di tahun 2060

Untuk mendukung agenda penanganan perubahan iklim tersebut, Indonesia bersama Amerika Serikat telah membentuk Task Force Climate Change dimana OJK menjadi anggota di Working Group 4 terkait Sustainable and Blended Finance for Our Common Future.

Tantangan terbesar dalam Working Group 4 tersebut adalah menyediakan pembiayaan berkelanjutan untuk menangani perubahan iklim.

"Hal ini dikarenakan transisi dari ekonomi konvensional kepada ekonomi berkelanjutan yang berfokus kepada lingkungan membutuhkan biaya sangat besar. Di Indonesia sendiri, kebutuhan dana penanganan iklim mencapai USD479 miliar atau kisaran Rp. 6.700 triliun (Rp745 triliun per tahun) hingga 2030," tambahanya.

Tidak hanya Indonesia, beberapa negara juga telah menyediakan anggaran yang cukup besar di tahun 2022 untuk mendukung pengembangan ekonomi hijau diantaranya Jepang (USD 40 Billion) dan US (USD 36 Billion).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved