Jumat, 15 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Marcel Desailly sang Legenda Prancis, Tampil sebagai Bek dan Gelandang

Berikut artikel tentang Marcel Desailly sang Legenda Prancis, Tampil sebagai Bek dan Gelandang

Tayang:
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Heri Prihartono
AFP
Marcel Desailly legenda sepakbola Prancis 

TRIBUNJAMBI.COM - Era 1990-an hingga awal 2000-an menjadi satu di antara masa emas timnas Prancis.

Salah satu pemain yang berperan penting saat itu adalah bek tengah Marcel Desailly.

Marcel Desailly merupakan bek internasional Prancis yang jadi bagian skuad Les Blues.

Saat Marcel Desailly bergabung dengan skuad Prancis, mereka menjadi juara Piala Dunia 1998, juara EURO 2000, serta juara Piala Konfederasi 2001 dan 2003.

Ia menorehkan 116 caps--rekor terbanyak ke-3 dalam sejarah timnas Prancis--dan mencetak 3 gol sepanjang kariernya bersama tim senior Les Blues.

Selain sebagai bek tengah, kadang Desailly juga bisa bermain sebagai gelandang bertahan.

Desailly terpilih dalam Team of the Tournament pada ajang EURO 1996, Piala Dunia 1998, dan EURO 2000.

Di level klub, Desailly juga sangat sukses karena pernah membela tim-tim besar seperti Marseille, AC Milan, dan Chelsea.

Ia sukses menjadi juara Liga Champions bersama Marseille (1993) dan AC Milan (1994).

Sepanjang kariernya, dia membela 6 klub, dengan mengawali karier bersama Nantes di Prancis, dan menutupnya bersama Qatar SC.

Legenda Prancis kelahiran 7 September 1968 mengawali karier bersama Nantes pad periode 1986-1992.

Di klub Liga Prancis itu, dia mencatatkan 164 penampilan dan 5 gol.

Setelah dari sana, Marcel Desailly bergabung dengan klub besar Prancis, Olympique Marseille pada 1992.

Hanya semusim di sana pada 1992-1993, dia tampil sebanyak 57 kali dan mencetak 2 gol.

Kecemerlangannya membuat raksasa Italia, AC Milan merekrutnya tahun itu dan cukup lama bertahan di sana.

Pada periode 1993-1998 bersama Rossoneri, Marcel Desailly mencatatkan 164 penampilan dan 7 gol.

Bermain cukup lama di Serie A bersama Milan, bek Prancis itu diboyong Chelsea dan tampil cukup lama di sana pada 1998-2004.

Bersama The Blues (julukan Chelsea) dia mencatatkan 156 penampilan dan 7 gol.

Chelsea merupakan klub besar Eropa yang dia singgahi menjelang akhir kariernya.

Marcel Desailly kemudian berlabuh ke Al-Gharafa selama periode 2004-2005, tampil sebanyak 28 kali dan mencetak 15 gol.

Setelahnya dia bergabung dengan Qatar SC dan menutup karier di sana.

Tampil selama 2005-2006 bersama Qatar SC, Marcel Desailly hanya tampil 7 kali tanpa mencatatkan gol.

Dia pensiun di usia 38 tahun, mencatatkan 611 penampilan dan 35 gol sepanjang karier di klub.

Di timnas Prancis, dia mengumpulkan 116 caps dan 3 gol selama penampilan 20 tahun pada 1993-2004.

Prestasi yang pernah dia raih, di antaranya juara Liga Champions UEFA pada 1992-1993 bersama Marseille.

Di AC Milan, Marcel Desailly menjuarai Serie A 1993-1994, 1995-1996;
Liga Champions UEFA 1993-1994; dan Piala Super UEFA 1994.

Di Chelsea, dia menjuarai FA Cup 2000, Charity Shield 2000, dan Piala Super UEFA 1998.

Marcel Desailly juga menjuarai Liga Bintang Qatar pada 2004-2005

Dia juga mendapat penghargaan sebagai
Overall Team of the Decade, Premier League 10 Seasons Awards pada 1992-1993 hingga 2001-2002.

(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved