Liga 1

Musim Depan Berpotensi Tanpa Klub Sumatera dan Papua, Pamor Liga 1 Bakal Merosot

Pamor kompetisi Liga 1 musim depan berpotensi menurun, seiring dengan potensi Liga 1 tanpa kehadiran klub yang berbasis di Sumatera dan Papua.

Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
IG PSMS MEDAN
Pertandingan PSMS Medan beberapa waktu lalu. PSMS gagal promosi ke Liga 1 

TRIBUNJAMBI.COM - Pamor kompetisi Liga 1 musim depan berpotensi menurun.

Hal ini seiring dengan potensi Liga 1 tanpa kehadiran klub yang berbasis di Sumatera dan Papua.

Dua klub asal Sumatera yang diharapkan bisa promosi dari Liga 2 ke Liga 1, yakni PSMS Medan dan Sriwijaya FC, sudah kandas di babak 8 besar.

Persiraja yang kini menjadi representasi klub Sumatera di Liga 1, masih terseok-seok di dasar klasemen.

Demikian juga dengan Persipura Jayapura yang menjadi representasi Papua, masih berkecimpung berkutat di papan bawah.

Sementara klub Papua yang diharapkan promosi dari Liga 2 ke Liga 1 tidak ada, semua kandas di fase grup.

Persiraja dan Persipura, bila tidak melakukan strategi pembenahan besar-besaran, akan berpotensi degradasi.

Bila sampai kondisi ini terjadi, inilah untuk pertama kali dalam sejarah, kompetisi tertinggi sepakbola Tanah Air tanpa wakil Sumatera dan Papua.

Baca juga: PSMS Medan Belum Sanggup Beli Mimpi, Ini Video Gol Kontroversial Dewa United Bikin Pemain Emosional

Padahal, klub yang disebutkan di atas memiliki jumlah fans yang sangat besar.

Saat supporter masih bisa menonton langsung di stadion, tidak akan pernah ada bangku yang kosong.

Untuk diketahui, PSMS Medan terdegradasi dari Liga 1 pada tahun 2018.

Nasib yang sama juga dialami Sriwijaya FC, harus turun kasta.

Pada saat itu, satu kali klub yang melorot ke Liga 2 adalah Mitra Kukar.

Klub legendaris dari Sumatera yang juga terdegradasi adalah Semen Padang FC.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved