Breaking News:

Masuk Musim Penghujan, Ini Alasan Provinsi Jambi Belum Naikan Status Bencana Hidrometeorologi

BPBD Provinsi Jambi hingga saat ini belum mencatat adanya kabupaten/kota di Jambi yang menaikan status bencana hidrometeorologi.

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Teguh Suprayitno
AFP
Ilustrasi-hujan petir. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi hingga saat ini belum mencatat adanya kabupaten/kota di Jambi yang menaikan status bencana hidrometeorologi.

Bencana Hidrometeorologi merupakan bencana alam yang dipengaruhi oleh perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, seperti bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Meski sekarang telah masuk dalam musim hujan, namun Provinsi Jambi pun belum menaikan status siaga darurat bencana hidrometeorologi dari kesiapsiagaan.

"Karena kabupaten kota belum ada yang menaikan statusnya, maka kita Provinsi Jambi belum bisa dinaikkan," kata Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni, Rabu (22/12/2021).

Beberapa hari lalu Bachyuni menyebutkan, ada dua kabupaten yang mengalami banjir cukup besar, yakni Kabupaten Kerinci dan Sarolangun.

"Kita sudah melakukan apel siaga, kita juga meminta kepada kabupaten/kota untuk siaga dalam menghadapi bencan Hidrometeorologi," tambahnya.

Dari banjir yang terjadi, karena curah hujan yang begitu tinggi, sehingga air di sungai meluap.

Namun, ini masih bisa dihadapi oleh petugas di lapangan.

Baca juga: Aksi Jilid 3, Ormas Rajawali Sakti Tuntut 2 Hal Ini Kepada Pemkab Tanjabbar

Untuk kondisi sungai Batanghari sendiri masih relatif aman, dan melakukan kesiapsiagaan.

Sehingga jika terdapat banjir bandang atau banjir kiriman petugas sudah siap dengan peralatan yang ada.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved