Breaking News:

Berita Batanghari

Pembangunan Toilet Mewah untuk Sekolah Dasar di Batanghari Masih Dapati Kekurangan

Pembangunan toilet atau water closet (Wc) di tiga SD di Kabupaten Batanghari dengan spesifik sesuai standar nasional telah rampung dikerjakan.

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/musa
Pembangunan toilet atau water closet (Wc) di tiga SD di Kabupaten Batanghari 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pembangunan toilet atau water closet (Wc) di tiga SD di Kabupaten Batanghari dengan spesifik sesuai standar nasional telah rampung dikerjakan.

Toilet yang terbilang mewah tersebut menyedot anggaran dari dana alokasi khusus (DAK) yang nilainya fantastis, yakni Rp 124.938.000 per satu bangunan toilet.

Pengerjaannya dimulai pada 24 Agustus 2021 atau 90 hari kerja diantaranya di SDN 186/1 Sridadi, SDN 93/1 Lopak Aur dan SDN 141/1 Desa Terentang Baru.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari, Ahmad Yani menjelaskan proyek pembangunan toilet ini terpisah dari bangunan utama sekolah.

Bangunannya memiliki empat ruangan yang digunakan untuk buang air kecil dan air besar.

“Bangunan toilet atau jamban miliki 4 ruangan dan dibagi dua ruang. Dua untuk pria dan dua untuk perempuan yang dilengkapi masing-masing Wc jongkok dan duduk,” kata Ahmad Yani Kepala Bidang Pembinaan dan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari, dikonfirmasi Tribunjambi.com pada Selasa (21/12/2021).

Yani menilai dari tiga bangunan toilet yang kerjakan itu, ada satu proyek pembangunan toilet yang ia harapkan dapat diselesaikan dengan baik.

“Masih terdapat kekurangan yang perlu dibenahi. Nantinya ada fasilitas untuk memuliakan penyandang disabilitas,” katanya.

Meski pengerjaannya telah rampung, anak didik belum bisa menikmati toilet terbilang mewah tersebut, sebab kata Yani setelah dilakukannya serah terima dengan pejabat pembuat komitmen (PPK) yang menyerahkan kepada Kepala Dinas.

“Rencana tepatnya pada tahun ajaran baru nanti atau selesainya masa libur, sudah bisa kita pakai,” katanya.

Sementara itu, untuk pembangunan toilet berikutnya akan mengacu kepada kriteria dalam data pokok pendidikan (Dapodik).

Pihaknya mengharapkan pada 2022 mendatang kucuran DAK dari pusat akan lebih banyak.

“Hal ini juga tak terlepas dari kerja sama kita dengan Dinas PUPR melalui Bidang Cipta Karya karena mereka yang bisa memprediksi kerusakan banguanan sekolah itu,” ucapnya.

Ia menyakini tak ada kongkalikong antara pihak sekolah dengan dinas karena data yang disajikan valid dan pihak dinas tidak ada yang namanya pilih kasih.

“Jelasnya di Batanghari banyak kekurangan bangunan WC, jika perbandingan anak didik dan WC memang banyak sekali kekurangannya,” pungkasnya.

Baca juga: Kronologi Truk Pengangkut Batu Bara Tabrak Tronton di Batanghari Diduga Kecepatan Tinggi

Baca juga: Polda Berhasil Lacak 2 Tahanan Polres Batanghari yang Kabur, Kaswandi: Serahkan Diri atau Ditangkap

Baca juga: BREAKING NEWS Aksi Bejat Seorang Ayah di Batanghari Tega Setubuhi Anak Tiri Masih di Bawah Umur

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved