YouTuber Indonesia Wajib Bayar Pajak, Ini Jumlah yang Harus Dibayar Konten Kreator YouTube

Biaya pajak yang harus ditanggung oleh YouTuber di Indonesia tidak hanya bergantung pada besaran penghasilan.Namun ada juga hal lain yang mempengaru

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram/kimi.hime
Kimi Hime, Youtuber 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah akan mulai memberlakuan pajak untuk YouTuber di tanah air.

Pendapatan menjadi seorang konten kreator platform YouTube memang menggiurkan, terlebih jika subscribe sudah jutaan.

Kendati menggiurkan dari sisi pendapatannya, namun perlu diketahui juga kalau YouTuber di Indonesia harus bayar pajak.

Hal itu disebabkan dengan kemungkinan jumlah penghasilan YouTuber yang berada di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).

Oleh karena itu, pemerintah menetapkan bagi para YouTuber untuk membayar pajak penghasilan (PPh) dengan kisaran harga yang berbeda-beda, sesuai nominal pendapatan masing-masing.

Lalu berapa kisaran pajak yang perlu dibayar oleh seorang YouTuber?

Baca juga: Kian Mesra, Fuji Dan Thariq Halilintar Terang-Terangan Berdansa Hingga Saling Berjanji

Baca juga: Harga iPhone Desember 2021 - iPhone 8, iPhone XS, iPhone XS Max, iPhone 11 Pro Max

Beda Status Beda Biaya

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Kompas, dilaporkan bahwa biaya pajak yang harus ditanggung oleh YouTuber di Indonesia tidak hanya bergantung pada besaran penghasilan.

Namun ada juga hal lain yang mempengaruhinya antara lain adalah status perkawinan yang dijalani oleh konten kreator tersebut.

Jadi status lajang, kawin, ataupun sudah memiliki tanggungan akan membedakan besaran pajak yang perlu dibayarkan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved