Jaringan Teroris JI di Batam Galang Dana Lewat Lembaga Amal, Bisa Dapat Ratusan Juta

Empat terduga teroris ditangkap di Batam, Kepulauan Riau. Mereka bertugas menggalang dana untuk jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Editor: Teguh Suprayitno
Tribun Lampung/Deni Saputra
Ilustrasi-Pasukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap terduga teroris di Batam. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Densus 88 Antiteror kembali menangkap terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI).

Empat terduga teroris ditangkap di Batam, Kepulauan Riau. Mereka diketahui bertugas menggalang dana untuk jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, mereka menggalang dana melalui salah satu lembaga amal milik JI.

"Pengumpulan dana itu melalui lembaga amal milik JI Syam Organizer," terang Ahmad Ramadhan, dikutip dari Antara, Sabtu (18/12/2021).

Ahmad juga menerangkan, keempat tersangka memiliki tugas yang berbeda terkait dengan penggalangan dana dana tersebut.

Namun mereka seluruhnya punya keterikatan dengan Syam Organizer.

Empat inisial terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror di Batam, Kamis (16/12/201) lalu itu yakni AG, WF, YU, dan MU.

Dari pemeriksaan awal terhadap YU, Tim Densus 88 memperoleh informasi bahwa tersangka rata-rata meyerahkan uang tunai sekitar Rp100 juta ke kas Syam Organizer.

Baca juga: 4 Terduga Teroris Satu Diantaranya Tukang Ojek Ditangkap Densus 88 di Batam

Sedangkan 50 persen dari total uang itu, kemudian dimasukkan dalam brankas khusus yang nantinya akan diberikan ke JI jika ada permintaan.

YU merupakan Ketua Syam Organizer periode 2018 - 2020. YU aktif mengikuti rapat kerja nasional (Rakernas) Syam Organizer pada tahun 2018 dan 2019 di Yogyakarta.

Sementara itu, terduga teroris lainnya berinisial AG turut terlibat membantu membiayai JI pada saat kelompok teror itu mengalami masa darurat.

AG merupakan Ketua Syam Organizer pada tahun 2021 sampai lembaga amal itu dibubarkan pada tahun ini.

Di samping itu, AG merupakan Koordinator Syam Organizer Kepulauan Riau, termasuk di antaranya saat rakernas di Yogyakarta.

Terduga teroris ketiga, WF, juga diyakini terlibat sebagai perwakilan Syam Organizer yang menyerahkan uang sebesar Rp80 juta ke Bendahara Syam Organizer Pusat, DS.

Baca juga: Dalam Sehari, Densus Kembali Berhasil Tangkap 10 Terduga Teroris di Sumut dan Sumsel

WF pernah menjabat sebagai Sekretaris Syam Organizer pada tahun 2016, penggalang dana pada tahun 2016 - 2021, dan Bendahara Syam Organizer pada tahun 2018 - 2021. WF juga tiap tahunnya mengikuti Rakernas Syam Organizer di Yogyakarta sejak 2016 sampai dengan 2019.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved