Selasa, 9 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Harga Karet di Jambi Stabil dari Sebelumnya, Capai Rp 12 Ribu Per Kilogram

Harga karet di Provinsi Jambi saat ini mencapai Rp 12 ribu per kilogramnya pada tingkat perusahaan.

Tayang:
Penulis: Monang Widyoko | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Ilustrasi petani karet 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Harga karet di Provinsi Jambi saat ini mencapai Rp 12 ribu per kilogramnya pada tingkat perusahaan.

Dinas Perkebunan Provinsi Jambi mencatat, angka ini dapat dibilang tinggi. Harga karet ini pun dapat dibilang stabil dari sebelum-sebelumnya.

"Harganya masih sama dengan sebelumnya, tidak ada kenaikan harga ataupun turun harga," kata Agusrizal kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Sabtu (18/12/2021).

Ungkapnya, tinggi harga karet tersebut karena saat ini pemerintah masih membeli karet milik petani untuk dijadikan aspal karet. Sehingga membuat harga karet tetap stabil.

"Petani karet jangan khawatir, selagi pemerintah masih membeli karet petani insya Allah harga tetap normal, " tambahnya.

Namun, kata Agusrizal meski saat ini musim hujan membuat para petani karet malas untuk memanen, pasalnya getah dari pohon karet tak bisa di tampung karena bercampur dengan air hujan. Sehingga bisa terbuang sia-sia.

Dengan demikian, para petani lebih baik tidak memanen karetnya ketimbang tidak ada hasilnya.
Meski demikian harga karet di Provinsi Jambi cenderung stabil ditingkat petani sebesar Rp 11 ribu per kilogramnya.

"Apalagi sekarang mereka banyak yang beralih untuk memanen sawit ketimbang karet. Mereka menebang pohon karet untuk diganti dengan sawit, sehingga produksi karet kian turun, " Jelasnya.

Sebelumnya, tingginya harga karet tersebut karena di Jambi juga mulai memproduksi karet sendiri.

Dinas Perdagangan dan Industri Provinsi Jambi juga telah menggaet kabupaten kota untuk memproduksi 200 sendal berbahan karet dari petani.

Ini baru di pasarkan di tingkat ASN Pemprov Jambi.

Ini merupakan salah satu bentuk hilirisasi karet, pasalnya, saat ini harga karet di Provinsi Jambi masih relatif rendah, sehingga banyak petani karet yang mengeluh.

Setidaknya dengan hilirisasi karet ini harga karet bisa kembali tinggi.

Lanjutnya, untuk hilirisasi karet ini, Pemprov Jambi yang dalam hal ini Disperindag Provinsi Jambi, bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia, dan kabupaten setempat.

Untuk hilirisasi baru dikerjakan di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Muarojambi dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

Baca juga: Rudapaksa Wanita Berkebutuhan Khusus di Kebun Karet Sarolangun, Kini Korban Hamil Lima Bulan

Baca juga: Harga Sawit dan Karet Pengaruhi Ketahanan Pangan Warga Muarojambi

Baca juga: Petani Karet Kembali Bergairah, Harga Getah Karet Naik Capai Rp12 Ribu per Kilogram

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved