Breaking News:

Jokowi Minta Pelaku Rudapaksa Belasan Santriwati di Bandung Diberi Tindakan Tegas

Presiden Joko Widodo memberi perhatian khusus pada kasus rudapaksa yang dilakukan Herry Wirawan terhadap belasan santriwati

Editor: Rahimin
ist/tribunjabar
Herry Wirawan, guru pesantren di Bandung yang merudapaksa belasan santriwatinya. Jokowi Minta Pelaku Rudapaksa Belasan Santriwati di Bandung Diberi Tindakan Tegas 

TRIBUNJAMBI.COM - Kasus rudapaksa belasan santriwati di Jawa Barat, membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi perhatian khusus.

Presiden Jokowi minta pelakunya, Herry Wirawan diberi tindakan tegas.

Hal itu dikatakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Bintang mengatakan sikap Jokowi itu saat menggelar jumpa pers di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Jalan Naripan, Kota Bandung pada Selasa (14/11/2021).

Kata Bintang, Jokowi juga minta semua pihak terkait mengawal kasus rudapaksa ini hingga tuntas.

Sebab, menurut Presiden Jokowi, aksi bejat yang dilakukan Herry Wirawan sejak 2016, adalah kejahatan yang luar biasa.

"Tentunya, terkait dengan kasus ini Bapak Presiden memberikan perhatian khusus dalam kasus ini. Bapak Presiden mengintruksikan agar negara hadir dan memberikan tindakan tegas," ujarnya.

"Salah satunya dengan mengawal kasus ini, dan Bapak Kejati akan mengawal kasus ini," sambung I Gusti Ayu, Selasa, dikutip dari Kompas.com.

"Intinya, Presiden memberikan perhatian yang sangat serius terhadap kasus ini karena ini sudah termasuk kejahatan yang sangat luar biasa," katanya.

Korban rudapaksa oleh Herry Wirawan berjumlah 13 orang.

Satu korban masih berusia 14 tahun dan telah melahirkan sebanyak dua kali.

Dilansir TribunBogor, anak pertama korban diketahui sudah berusia 2,5 tahun. Beberapa bulan lalu, dia melahirkan anak kedua.

Ada juga korban perbuatan Herry Wirawan  berusia 14 tahun baru melahirkan pada akhir November 2021 lalu.

Aksi bejat guru pesantren di Bandung, Jawa Barat bernama Herry Wirawan atau HW yang merudapaksa belasan santrinya tuai kecaman.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved