Pemprov Jambi Gelar Diklat Revolusi Mental di Subang, Guna Melatih Mental Kepala OPD

Pemerintah Provinsi Jambi melaksanakan kegiatan Diklat Revolusi Mental di Subang, Jawa Barat.

tribunjambi/monang
Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Pahari 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi melaksanakan kegiatan Diklat Revolusi Mental di Subang, Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan mulai 14-18 Desember.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi, Pahari, menyatakan kegiatan ini diikuti semua kepala OPD lingkup Pemprov Jambi untuk ikut.

"Dari data terakhir itu pesertanya ada 47 orang dan itu semua kepala OPD di Pemprov Jambi," ungkapnya Selasa (14/12/2021).

"Provinsi belum pernah melakukan ini. Dan merupakan perintah Pak Gubernur. Seluruh OPD mengikuti Diklat Revolusi Mental ini," tambahnya.

Kemudian Pahari menjelaskan, dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk membina mental para kepala OPD lingkungan Provinsi Jambi, agar lebih lagi taat dalam menaati peraturan yang berlaku.

"Selanjutnya juga untuk materinya nanti ada materi kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan ada juga pelatihan fisik. Selain itu juga ini untuk meningkatkan rasa kebersamaan pejabat eselon 2," katanya.

Untuk anggarannya sendiri, dirinya menyatakan menggunakan anggaran dari masing-masing OPD.

Terlebih saat ini sudah tidak bisa lagi untuk mengajukan anggaran.

Ketika ditanya kenapa harus di Subang, Jawa Barat, dirinya menjelaskan untuk Lembaga Revolusi Mental untuk saat ini masih belum ada di Jambi.

"ini dilaksanakan di luar Jambi karena Lembaga Revolusi Mental ini di Jambi masih belum ada. Jadi Kita harus keluar. Lalu juga di sana lengkap fasilitasnya, sudah disiapkan oleh mereka. Dan fasilitatornya mereka ada di sana," pungkasnya.

Sementara itu, Waldi menyayangkan saat BKPSDM memberikan SK kepada para penjabat eselon dan para ASN dari empat OPD beberapa ASN sedang tidak berada dikantor.

"Kita sayangkan mereka banyak melakukan perjalanan dinas, sepertinya berlomba melakukan perjalanan dinas. Kalau yang lain normatif ada yang beralasan hujan, walaupun hujan seharusnya tidak menghalangi untuk menegakkan disiplin," ungkapnya.

Baca juga: Pemprov Jambi Adakan Rapat Koordinasi Bahas Mobilisasi Truk Batu Bara dan Upah Sopir

Baca juga: Omicron Terdeteksi di Singapura, Pemprov Jambi Bakal Perketat Wilayah Perbatasan Saat Nataru

Baca juga: Ada 24 PNS di Kabupaten Tebo Ajukan Pindah ke Pemprov Jambi, Termasuk Istri Wabup

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved