Ingin Mematahkan Stigma Perempuan Tidak Bisa Apa-apa Jika Jadi Ibu Rumah Tangga

Sri Rahayu pemateri Baking Demo dari Lubuk Linggau mengatakan stereotip yang masih memandang perempuan tidak bisa apa-apa itu masih ada.

Ade Setiyawati
Sri Rahayu pemateri Baking Demo dari Lubuk Linggau 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Membagikan ilmu membuat kue enak tanpa Mixer untuk mematahkan sigma bahwa perempuan Jika di rumah tidak bisa apa-apa.

Selain itu juga ingin menggerkakan ibu-ibu menggali aset dari dapur agar ibu-ibu meskipun di rumah saja masih bisa berpenghasilan

Di era modern seperti saat ini, perempuan Indonesia masih terbebani dari serangkaian stereotip, diskriminasi ataupun stigma yang beredar di kalangan masyarakat.

Mulai dari urusan perempuan hanya seputaran dapur dan rumah tangga. Perempuan lemah, perempuan tidak mandiri dan tidak pantas menjadi pemimpin.

Belum lagi perempuan dianggap tidak perlu berpendidikan tinggi karena nantinya hanya bertugas mengurus rumah dan anak. Dan banyak lainnya yang masih berkembang di masyarakat.

Sri Rahayu pemateri Baking Demo dari Lubuk Linggau mengatakan stereotip yang masih memandang perempuan tidak bisa apa-apa jika jadi ibu rumah tangga itu masih ada.

Dengan itu diberbagai kesempatan ia memberikan pelatihan-pelatihan pembuatan kue kepada ibu-ibu di berbagai daerah untuk bisa tetap menghasilkan uang dan mematahkan stigma yang beredar di masyarakat.

"Kita terus mengadakan Beking Demo untuk ibu-ibu, dengan membuat berbagai macam kue dan membuat roti tanpa Mixer, meskipun tanpa Mixer rasa yang di hasilkan tetap enak, lembut dan membuat nagih," jelasnya.

Materi membuat roti tanpa Mixer ini juga merupakan bentuk fokus nya kepada mendukung UMKM untuk terus berkarya dan mendapatkan pundi-pundi tambahan.

"Dengan ini kita berusaha menggerakkan ibu-ibu untuk berkarya dan menghasilkan pundi-pundi uang tambahan, agar ibu-ibu meskipun dirumah tetap ada penghasilan,"

Ayu Rizki anak ibu Rahayu yang menemaninya kemana-mana menambahkan, selain itu ia juga ingin menghilangkan stigma bahwa perempuan tidak bisa menghasilkan uang jika dirumah, dan stigma-stigma lainnya

"Stigma-stigma seperti ini terus berkembang di kalangan masyarakat, dan bahkan hingga saat ini," jelasnya.

"Kita juga ingin menghilangkan stigma jika perempuan tidak bisa apa-apa, sebenarnya dapur itu juga bisa jadi lahan cari uang," tambahnya.

Rahayu melanjutkan "Kedepan terutama bagi peran kita sebagai perempuan harus punya potensi diri, kita gali aset dari dapur, ayo sama-sama belajar dan saya juga berharap semoga ilmu saya bisa saya berikan kepada banyak ibu-ibu bahkan hingga ke plosok negari," tutupnya.

Baca juga: Sakiyah Ibu Rumah Tangga di Muarojambi Idap Tumor Ganas di Kaki, Butuh Uluran Tangan Dermawan

Baca juga: Ibu Rumah Tangga di Sarolangun Dibekuk Polisi Bersama 4 Pria di Kontrakan

Baca juga: Malangnya Nasib Iis Dahlia Sepi Job, Kini Rela Jadi Ibu Rumah Tangga Imbas PPKM: Nikmatin Aja

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved