Breaking News:

Nasib Nelayan di Tanjab Timur Kala Harga Jual Udang Anjlok

Sulaiman seorang nelayan Kuala Jambi menuturkan, saat ini nelayan sulit untuk mendapatkan hasil tangkapan, terutama udang nenek.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Abdullah Usman
Nelayan di Tanjabtim mengeluhkan hasil tangkapan ikan yang minim. 

Laporan wartawan tribunjambi.com, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Nelayan Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) keluhkan rendahnya harga jual udang. 

Sulaiman seorang nelayan Kuala Jambi menuturkan, saat ini nelayan sulit untuk mendapatkan hasil tangkapan, terutama udang nenek.

"Persoalan udang nenek yang saat ini masih menjadi keluhan nelayan. Selain sulitnya memperoleh di laut, nelayan juga kesulitan untuk memasarkan keluar karena pandemi," ujarnya, Minggu (12/12).

"Biasanya saat ini kalo udang susah didapat tapi harganya tinggi, sekarang tidak. Sudahlah susah kalo dapet harganya juga rendah," sambung Sulaiman. 

Sebelumnya harga udang nenek bisa tembus angka Rp 90 - 100 per ekor. Namun saat ini harga udang nenek rata-rata hanya laku Rp 30-35 ribu saja.

Hal tersebut dikarenakan para nelayan, saat ini hanya bisa menjual ke toke kecil (lokal) sedangkan untuk ke luar negeri masih belum bisa. 

Kabar dari para nelayan, kondisi seperti ini akan berlangsung hingga akhir tahun. Baru awal bulan mendatang kondisi jual beli ini akan normal. 

"Kalo ikut musimnya, saat ini para nelayan memang lagi panen-panennya hasil jual udang. Namun sekarang kondisi seperti itu masih menjadi impian," kata Sulaiman.

Baca juga: BPBD Tanjabbar Imbau Nelayan dan Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

Meski saat ini sulit, namun para nelayan masih bersyukur harga jual ikan masih terbantu meski harganya tidak terlalu tinggi. 

"Untuk ikan sendiri tergantung cuaca juga, kalo nasib baik tidak ketemu ombak ganas hasil bisa lumayan. Tapi kalo sudah ketemu nasib buruk ya hasilnya kecil, " ujarnya. 

Hal itu diakui M Yusuf. Meski harga jual udang lesu, namun tangkapan ikan senangin cukup lumayan di musim seperti ini. 

"Karena ikan senangin di bulan-bulan seperti ini emang lagi panen panennya, jadi itulah yang membuat semangat kita melaut, " pungkasnya.(usn)

Baca juga: Nelayan Pesisir Timur Jambi Diminta Waspada, Hingga Dua Hari ke Depan Gelombang Tinggi dan Banjir

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved