Breaking News:

Berita Merangin

Wujudkan Sentra Ayam Kampung, Fapet Unja Terapkan Teknologi Recording dan Breeding di Merangin

Berita Merangin-Dosen dan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Jambi damping Desa Sidolego, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/darwin sijabat
Wujudkan Sentra Ayam Kampung, Fapet Unja Terapkan Teknologi Recording dan Breeding untuk Meningkatkan Produktivitas Ternak di Desa Sidolego Merangin, Desember 2021 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Dosen dan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Jambi damping Desa Sidolego, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin guna mewujudkan desa sentra peternakan ayam kmpung melalui penerapan teknologi recording dan breeding dalam peningkatan produktivitas.

Pendampingan yang dilakukan selama tiga bulan tersebut atas kerjasama yang dilakukan Fakultas Peternakan Univrsitas Jambi bersama Kepala Desa Sidolego, Kecamatan Tabir Lintas dengan disaksikan oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi pada 5 Januari 2021 lalu.

Defison, selaku Dosen Pendamping dari Fapet Unja mengatakan bahwa dari kerjasama itu mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Merangin dengan menetapkan Desa Sidolego sebagai kawasan Sentra Ayam Kampung atas potensi yang dimiliki.

Untuk itu dikatakan Defison, dampak Pandemi Covid-19 yang membuat pendapatan petani masyarakat yang didominasi petani karet itu tidak menentu karena harga komoditi pertanian yang fluktuatif. Sehingga diperlukan mencari alternatif sumber penghasilan lainnya.

“Dampak Pandemi Covid-19 sangat berpengaaruh pada pendapatan masyarakat Desa Sidolego yang didominasi petani karet, terlebih harga yang sangat fluktuatif. Sehingga kita mendorong masyarakat mencari alternatif lain denga menerapkan usaha ternak ayam local,” ujarnya kepada tribunjambi.com, Kamis (9/12/2021).

Dia mengungkapkan bahwa hasil diskusi bersama Kepala Desa, Ruslan Miskun dan kelompok tani terdapat beberapa permasalah yang dihadapi peternak dalam pengembangan peternakan ayam lokal.

Di antaranya tidak tersedianya indukan sebagai penghasil bibit ayam. Sebab selama ini masih mengandalkan bibit yang didatangkan dari luar Kabupaten Merangin.

“Selain permasalahan indukan, Desa Sidolego memiliki kendala dalam hal breeding dan recording yang baik untuk seleksi dalam memperbaiki mutu genetik ternak. Mahalnya harga pakan dan kemampuan memanfaatkan sumber pakan potensi lokal juga belum dimiliki masyarakat,” ungkapnya.

Sehingga kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM) sebagai implementasi Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi membuka kesempatan luas bagi mahasiswa untuk memperkaya, memperdalam, serta meningkatkan wawasan dan kompetensinya melalui kegiatan di desa.

Kegiatan itu dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat desa melalui pertumbuhan dan perkembangan unit-unit usaha desa, baik usaha lama maupun usaha baru, usaha individu maupun usaha Bersama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved