Berita Tanjabtim

Kasus Dana Hibah Pilkada 2020, Kejari Tahan Mardiana Bendahara KPU Tanjabtim

Kejari Tanjabtim kembali menahan satu tersangka kasus tipikor dana hibah Pilkada 2020 yakni Mardiana selaku Bendahara KPU Tanjabtim.

Tribunjambi/Abdullah Usman
Kejari Tanjabtim kembali menahan satu tersangka kasus tipikor dana hibah Pilkada 2020 yakni Mardiana selaku Bendahara KPU Tanjabtim. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Kejari Tanjabtim kembali menahan satu tersangka kasus korupsi dana hibah Pilkada 2020 yakni Mardiana selaku Bendahara KPU Tanjabtim.

Saat ini sudah ada empat tersangka dugaan korupsi dana hibah KPU Tanjabtim dan ditahan di Polres Tanjabtim.

Pada Rabu (8/12/2021) malam, sekira pukul 19.00 Kejari Tanjabtim, kembali menahan tersangka Mardiana.

Setelah melakukan penggantian. pemeriksaan lebih lanjut beberapa pekan terakhir.

Dimana Mardiana sendiri, akan menjalani masa tahanan selama 20 hari ke depan.

Menyusul tiga tersangka lain yang lebih dahulu dititipkan di tahanan Polres Tanjabtim.

Yakni Ketua KPU Nurcholis, Sekretaris KPU Sunardi, Bendahara Hasbullah dan Mardiana.

Kejari Tanjung Jabung Timur Rahmat Surya Lubis, melalui Kasi Pidana Khusus Reynold membenarkan jika saat ini sudah ada Empat orang tersangka telah ditahan di rutan polres Tanjabtim.

"Iya benar, saat ini para tersangka telah masuk tahap penuntutan, " ujar Reynold.

Lanjutnya, jaksa Penyidik Telah menyerahkan tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum.

Selanjutnya jaksa penuntut umum menerima tersangka dan barang bukti, untuk selanjutnya akan melimpahkan perkaranya ke pengadilan dalam waktu dekat.

"Target pelimpahan berdasarkan asas peradilan itu cepat sederhana dan biaya ringan jaksa penuntut umum segera melimpahkan bersama tim penyidik," jelasnya.

Sementara itu terkait dengan permohonan praperadilan kembali yang diajukan oleh tersangka Nurcholis, pihak kejaksaan memberikan tanggapan.

Menurutnya dalam hukum setiap orang mempunyai hak dan dalam hal ini pengadilan menerima permohonan praperadilan untuk yang ketiga kalinya.

"Insya Allah akan kami akan hadapi dimana penyidik semua sudah berdasarkan formil dalam berhukum acara,"jelasnya.

Terkait dengan hasil penyidikan Reynold pun mengatakan selama proses perkara ini pihaknya mengalami sedikit kesulitan.
Namun tidak menyurutkan rekan-rekan penyidik untuk penyelesaian perkara ini.

Ketika disinggung terkait akan ada kemungkinan tersangka baru lagi, Reynold mengatakan kemungkinan tersebut bisa saja terjadi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan proses persidangan nanti.

Baca juga: Ketua KPU Tanjabtim Dititipkan di Sel Tahanan Polres Bersama Dua Tersangka Lainnya

Baca juga: Penyerahan Diri Nurkholis Ketua KPU Tanjabtim, Kejati: Mungkin Sudah ada Kesadaran Diri

Baca juga: Ketua KPU Tanjabtim Serahkan Diri, Kuasa Hukum: Ada Upaya Jemput Paksa Meski Komitmen Serahkan Diri

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved