Berita Bungo

Bangunan SMA Titian Teras Bungo Terbengkalai Hingga Ditutupi Semak Belukar

Gedung asrama putra dan putri SMA Titian Teras Bungo terbengkalai. Kini sudah diselimuti rumput liar.

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Muzakkir
Gedung asrama putra dan putri SMA Titian Teras Bungo terbengkalai. Kini sudah diselimuti rumput liar. 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Gedung asrma putra dan putri SMA Titian Teras Bungo terbengkalai.

Gedung yang berada Kecamatan Bathin II Babeko tersebut kini sudah diselimuti rumput liar.

Rumput tersebut sudah hampir lebih dari dua meter, boleh diartikan jika sekolah ini sudah menjadi semak belukar.

Gedung megah yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah itu dibangun pada tahun 2020 lalu. Gedung ini dibangun setelah siswanya diterima.

Jadi sebelum sekolah berdiri, siswa sudah direkrut. Siswa ini dititipkan sementara di SMA Titian Teras Jambi dengan status siswa Titian Teras Bungo.

Gedung tersebut dibangun tepat dibelakang sekolah SMKN 2 Bungo. Konon, ceritanya gedung SMKN ini akan diambil alih oleh SMA Titian Teras, sementara siswa SMKN 2 ini dipindahkan ke sekolah lainnya.

Informasi yang dihimpun, pembangunan gedung tersebut tidak melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak SMKN 2 Bungo, padahal lahan yang mereka tempati itu merupakan lahan milik SMKN 2 Bungo.

Kepala SMKN 2 Bungo Arif ketika dikonfirmasi menyebut jika gedung tersebut sudah lama dibangun, namun hingga kini belum ditempati.

"Setelah dibangun, sampai sekarang ya seperti itulah adanya. Sekarang semak belukar," kata Arif, Senin (6/12/2021).

Arif membenarkan jika lahan yang ditempati oleh SMA Titian Teras Bungo tersebut merupakan lahan milik SMKN 2 Bungo. Titian Teras hanya memiliki gedung asrama saja, sementara gedung belajar tidak ada.

"Mereka mau ngambil gedung sekolah kita. Siswa kita disuruh ngungsi ke sekolah lain," katanya lagi.

Dulu, kata Arif, siswa disekolah yang dia pimpin sekarang memang sedikit. Berkisar lebih kurang 50 orang siswa, namun belakangan ini sekolah ini mendapatkan murid lebih banyak lagi. Jika digabungkan semuanya, siswa disini lebih dari 100 orang siswa.

Dia berharap agar pemerintah provinsi Jambi bijak dalam mengambil keputusan. Dan dia berharap sekolah SMKN 2 Kabupaten Bungo tetap ada.

"Kalau ambil gedung ini, terus ada pengganti baru oke-oke saja. Tapi kalau siswa kami disuruh ngungsi, rasanya berat. Siswa juga tidak mau, bahkan ada pernyataan siswa jika mereka diungsikan, maka mereka akan berhenti sekolah. Lagian tokoh masyarakat disini tidak setuju jika siswa ini diungsikan," imbuhnya.

Baca juga: Ini Tanggapan Kadisdik Provinsi Jambi atas Kasus Kekerasan di SMA Titian Teras

Baca juga: Perkelahian Dua Pelajar SMA Titian Teras Berujung Laporan ke Polisi, Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Baca juga: SMAN Titian Teras Muaro Bungo Dimerger, Bangunan Asrama Miliaran Rupiah Sia-sia

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved