Breaking News:

Mengenal Fungsi dan Cara Kerja Emergency Stop Signal di Sepeda Motor Honda

Honda terus mengembangkan technologynya demi kenyamanan, keselamatan dan keamanan dalam berkendara.

ist
Mengenal Fungsi dan Cara Kerja Emergency Stop Signal di Sepeda Motor Honda 

TRIBUNJAMBI.COM - Honda terus mengembangkan technologynya demi kenyamanan, keselamatan dan keamanan dalam berkendara.

Salah satu yang dikembangkan Honda yaitu Techlonogy ESS (Emergency Stop Signal).

Senior Technical Instructor PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Erfinando mengatakan Technology ESS memberikan peringatan (safety) ke pengendara yang berada dibelakang kendaraaan kita saat melakukan pengereman mendadak, agar pengendara dibelakang waspada dan segera bersiap untuk mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari tabrakan.

ESS merupakan fitur yang akan menyalakan sinyal darurat dengan cara mengedipkan semua lampu sein secara cepat, ketika pengendara melakukan panik brake atau pengereman mendadak.

Fungsi ESS ini yaitu sistem kesemalatan pasif untuk memberitahu pengendara dibelakangnya bahwa kita sedang melakukan pengereman mendadak, agar pengendara dibelakang tidak menabrak yang depan.

“Selain Hazzard, ESS juga membuat lampu sein berkedip secara bersamaan, perbedaan antara ESS dengan hazzard yaitu pada jeda tiap kedipan. Hazzard memiliki jeda sedikit lama atau kadang disertai bunyi, sedangkan ESS akan berkedip sangat cepat. Jadi ESS ini berbeda dengan Hazzard” tambah Erfinando.

Saat ini terdapat beberapa model sepeda motor Honda yang sudah terdapat fitur ESS yaitu Honda CBR150R, dan Honda ADV.

ESS hanya berlaku untuk motor yang sudah memakai pengereman Anti lock Braking System (ABS), karena ESS berkaitan dengan system kerja ABS.

Baca juga: Permudah Praktek SMKN 3 Jambi, Kajati Berikan Motor Honda Supra X

Nah para pengguna sepeda motor Honda berikut saat kondisi ESS bekerja:

  • Kecepatan: sekitar lebih dari 50 km/h
  • Deselerasi: sekitar 6 m/s2 atau lebih (penurunan kecepatan secara cepat)
  • Saat pengereman sedang berlangsung
  • ESS Bekerja saat tuas rem ditekan

ESS tidak bekerja saat:

  • Kecepatan motor dibawah 50 km/jam
  • Deselerasi atau pengereman tidak mendadak, yaitu kurang dari 2,5 meter perdetik
  • ESS tidak akan bekerja jika tuas rem sudah selesai dilepas.

“Yang perlu diketahui apabila sistem ABS tidak berfungsi pada saat pengereman, kemungkinan sistem ESS juga tidak akan berfungsi. Harap diingat juga bahwa fitur ini hanya sebagai alat bantu untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan atau tabrakan” tutup Erfinando.

Baca juga: Info Honda Jambi, Kiat Sukses Bengkel Alumni Vokasi Binaan Yayasan AHM di Masa Pandemi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved