Minggu, 10 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Jadi Rival Terbaik Bagi Diego Maradona, Simak Prestasi Lothar Matthaeus

Berikut kisah Rival Terbaik Bagi Diego Maradona, Simak Prestasi Lothar Matthaeus

Tayang:
Penulis: Leonardus Yoga Wijanarko | Editor: Heri Prihartono
facebook.com/lothar.matthaeus
Lothar Mattaehus selebrasi untuk timnas Jerman 

TRIBUNJAMBI.COM - Ada sosok yang menjadi rival Diego Maradona yang kala itu terkenal.

Dia adalah Lothar Matthaeus yang berasal dari Jerman.

Kini dirinya disebut sebagai Legenda.

Lothar Herbert Matthäus lahir 21 Maret 1961.

Dengan 150 caps untuk Jerman, Lothar Matthaeus adalah pembuat rekor penampilan terbanyak untuk Tim Pantzer hingga saat ini.

Dirinya berhasil memenangkan Euro 1980 dan Piala Dunia 1990 serta menjadi runner-up di Piala Dunia '82 dan '86.

Seorang gelandang yang dinamis, Matthaeus mampu mencuri gol dari rivalnya saat itu, Diego Maradona, ketika pria Jerman mampu mengalahkan pemain Argentina itu di final Piala Dunia 1990.

Mencetak empat gol selama kompetisi itu, kepemimpinan Matthaeus adalah salah satu yang layak dikagumi.

Tidak hanya sukses di tingkat internasional, ia merebut 7 gelar liga bersama Die Roten selama dua periode - 1984-1988 dan 1992-2000, serta gelar Serie A dan Piala UEFA bersama Inter Milan.

Dia telah bermain di lima Piala Dunia FIFA (1982, 1986, 1990, 1994, 1998), dan memegang rekor sebagai pemain yang paling sering bermain di pertandingan Piala Dunia (25 pertandingan).

Ia juga memenangkan Kejuaraan Eropa UEFA 1980, dan bermain di turnamen tahun 1984, 1988, dan 2000.

Pada tahun 1999, usia 38, ia kembali menjadi Pemain Terbaik Jerman, setelah sebelumnya memenangkan penghargaan itu pada tahun 1990.

Matthäus adalah pemain Jerman yang paling banyak tampil untuk timnas sepanjang masa, pensiun dengan total 150 penampilan (83 untuk Jerman Barat) dalam 20 tahun, dan 23 gol untuk tim nasional Jerman.

Matthäus adalah anggota dari FIFA 100 – sebuah daftar berisi 125 pemain sepak bola terbesar yang dipilih oleh Pelé.

Diego Maradona berkata tentang Matthäus "dia adalah saingan terbaik yang pernah kumiliki.

Kurasa itu sudah cukup untuk mendefinisikan dirinya" dalam bukunya Yo soy el Diego (Saya Diego).

Seorang pemain serbaguna dan lengkap, Matthäus terkenal karena umpan perseptifnya, posisi akal, dan tekelnya yang baik, serta tembakan dahsyatnya.

Selama kariernya, ia biasanya dimainkan sebagai gelandang box-to-box, meskipun kemudian kariernya ia bermain sebagai sweeper.

Ballon d'Or: 1990

Onze d'Or: 1990

Pemain Terbaik Dunia FIFA: 1991

World Soccer Awards Player of the Year: 1990

Pemain Terbaik Jerman: 1990, 1999

Bola Perak Piala Dunia FIFA: 1990

Goal of the Year in Germany: 1990, 1992

FIFA 100

Tim terbaik Piala Dunia FIFA: 1990

Tim terbaik Kejuaraan Eropa UEFA: 1988

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved